Pengedar Narkoba Kembali Ditangkap Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ismail (19), pengedar narkoba jenis Sabu. SP/ Mahbub Fikri
Ismail (19), pengedar narkoba jenis Sabu. SP/ Mahbub Fikri

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Anggota Tim Anti Bandit (TAB) Polsek Gayungan berhasil meringkus Ismail (19), asal Sampang yang bertempat tinggal di Jalan Dukuh Bulak Banteng Suropati Surabaya dalam kasus peredaran Narkotika jenis Sabu.
 
Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Gayungan Ipda Hedjen Oktitanto mengatakan jika tertangkapnya tersangka berawal dari informasi masyarakat sekitar, bahwa tersangka sering sekali bertransaksi Narkoba.
 
"Sehingga anggota kami melakukan lidik saat menerima informasi dari masyarakat sekitar,” kata Hedjen.
 
Kamis (22 Januari 2021), sekira pukul 22.00 WIB, petugas melakukan lidik lapangan untuk menindaklanjuti informasi dari masyarakat sekitar. Setelah itu Tim Anti Bandit (TAB) Polsek Gayungan menangkap dan menggeledah tersangka Ismail, ditemukan barang bukti di bawah meja di kediamannya berupa 1 buah dompet kecil warna hitam yang berisi 1plastik berisi 20 poket sabu  seberat 6,21 gram beserta plastik pembungkusnya, 1 plastik berisi 15 poket sabu-sabu seberat 4,26 gram beserta plastik pembungkusnya, serta 1 plastik berisi 4 poket sabu-sabu seberat 1,36 gram beserta plastik pembungkusnya.
 
Lantas tersangka Ismail diinterogasi oleh petugas, ia mengakui bahwa 1 dompet kecil warna hitam yang berisikan Narkotika jenis Sabu golongan 1 dengan total berat 11,83 gram beserta plastik pembungkusnya adalah milik pamannya bernama MK (DPO) yang rencananya barang tersebut akan diedarkan atau dijual kepada pemesan dengan rincian 1 plastik berisi 20 poket sabu seberat 6,21 gram beserta plastik pembungkus, setiap poket akan dijual dengan harga dua ratus ribu rupiah.
 
Kemudian 1 plastik berisi 15 poket Sabu seberat 4,26 gram beserta plastik pembungkusnya, per poket dijual dengan harga seratus ribu rupiah dan 1 plastik berisi 4 poket Sabu seberat 1,36 gram beserta plastik pembungkusnya, per poket dijual dengan harga seratus lima puluh ribu rupiah.
 
“Dari kejadian tersebut, tersangka Ismail beserta barang bukti Sabu diamankan Polsek Gayungan guna proses hukum lebih lanjut dengan barang bukti 11,83 gram sabu-sabu beserta plastik pembungkus yang diduga milik MK (DPO), yang juga paman tersangka Ismail,” pungkasnya.  (Fm)

Berita Terbaru

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…