Inkracht, Pembakar Mobil Via Vallen Terima Dibui 72 Bulan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Majelis hakim Dameria, membacakan vonis kepada terdakwa Pije, secara virtual di PN Sidoarjo, Senin (1/2/2021). SP/Patrick Cahyo
Majelis hakim Dameria, membacakan vonis kepada terdakwa Pije, secara virtual di PN Sidoarjo, Senin (1/2/2021). SP/Patrick Cahyo

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo – Kasus pembakaran Mobil Toyota Alphard warna putih bernopol W 1 VV milik artis dangdut Via Vallen akhirnya berakhir alias Inkracht. Pije (41), pelaku pembakaran menerima putusan 72 bulan pidana penjara yang diberikan oleh majelis hakim Dameria Trisella Simanjutak di ruang Kartika, di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Senin (1/2/2021). Padahal, vonis ini dua kali lebih berat dari tuntutan jaksa penuntut Ridwan Dermawan, yakni 36 bulan.

“Mengadili terdakwa Pije dengan menjatuhkan pidana 6 tahun penjara sesuai dengan Pasal 187 tentang pembakaran. Kedua bahwa terdakwa mengakui kesalahannya telah membakar mobil satu unit mobil W 1 VV milik artis dangdut Via Vallen,”ungkap Majelis Hakim Dameria.

Unsur yang memberatkan karena perbuatan terdakwa sangat membahayakan orang lain. Sedangkan unsur yang meringankan, terdakwa mengakui terus terang serta masih muda.

 “Terdakwa secara sah telah mengakui kesalahan disertai dengan bukti dari saksi – saksi korban dan  mengajukan keringanan serta mengakui perbuatannya secara terus terang. Telah dipertimbangkan atas keringanan hukuman yang telah diperbuat dan dijatuhi pidana yang sesuai dengan pidana yang adil atas perbuatannya diharapkan kedepannya dapat menjalani hidup yang baik,” imbuhnya.

Perkara sidang bahwa Pembakaran mobil Via Vallen terjadi pada Selasa (30/6/2020) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu mobil Toyota Alphard warna putih bernopol W 1 VV miliknya tengah diparkir di samping rumah di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

Terkait dengan putusan yang diberikan oleh majelis hakim, dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ridwan Dermawan menerima putusan dari majelis hakim.

“Saya menerima terhadap putusan yang dibacakan Majelis Hakim,” ungkap Jaksa Ridwan usai persidangan.

Hal senada juga diungkapkan oleh penasihat hukum Pije, Diah, yang menerima putusan vonis dari majelis hakim yang jauh dua kali lebih berat ketimbang tuntutan jaksa. “Kita menerima putusannya. Berarti ini sudah inkracht,” kata Diah, diakhir persidangan.

 

Adik Via Vallen Bersyukur

Sementara itu, usai persidangan adik Via Vallen, Mella Rossa merasa bersyukur atas putusan yang diberikan Majelis Hakim terhadap Pije. Tuntutan yang awalnya tiga tahun bisa digandakan menjadi dua kali lipat.

"Kalau udah dibaca tuntutannya dia dipenjara 6 tahun, kembali, itu tadi sudah sesuai apa belum nanti saya konfirmasi ke pihak keluarga dulu. Dari kemarin kan 3 tahun ternyata naik 6 tahun ya alhamdulillah sih," ucap Mella.

Mella juga mengaku cukup puas dengan putusan ini mengingat kerugian yang diterima juga cukup banyak. Selain itu keluarga saat kejadian juga terancam akibat kebakaran yang terjadi.

"Kalau di bilang puas daripada yang kemarin mendingan ya. Tapi kalo kecewa, yah berharap bisa dipenjara 10 tahun. Yah saya berharap ini pelajaran buat pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya. Karena di Indonesia negara hukum. Buat siapapun yang ingin melakukan kejahatan dipikir-pikir dulu," kata Mella. pat/cr2/ham

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…