Mas Abu Bareng Danrem 082/CPYJ Lakukan Operasi Prokes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Kediri Dampingi Danrem 082/CPYJ Awasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 di Kota Kediri. SP/Can
Wali Kota Kediri Dampingi Danrem 082/CPYJ Awasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 di Kota Kediri. SP/Can

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (Mas Abu) bersama Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno, Wakapolresta Kediri Kompol Wachid Arifaini mendampingi Komandan Korem 082/CPYJ Kolonel Inf Dariyanto melakukan pengecekan dan pengawasan pelaksanaan operasi penegakan pendisiplinan protokol kesehatan covid-19, Rabu (3/2/2021).

Diawali dengan mendatangi Pasar Bandar, Wali Kota Kediri bersama rombongan menyosialisasikan mengenai pelaksanaan protokol kesehatan 3M mulai dari menggunakan masker yang benar, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun.

Selain itu, Wali Kota Kediri dan rombongan juga membagikan masker kepada para pengunjung pasar. Selanjutnya Wali Kota Kediri dan rombongan juga meninjau pelaksanaan Operasi Yustisi yang dilakukan di Gedung Nasional Indonesia (GNI) serta meninjau pelaksanaan protokol kesehatan yang ada di Golden Swalayan Kediri.

Komandan Korem 082/CPYJ Kolonel Inf Dariyanto mengungkapkan bahwa kunjungan kerja di Kediri untuk melaksanakan penegakan disiplin protokol kesehatan. Saat ini pelaksanaan PPKM pun juga masih berlangsung. Penegakan disiplin protokol kesehatan ini harus terus dilakukan untuk memutus penyebaran covid-19 yang saat ini masih terjadi.

“Kita mengecek kepatuhan masyarakat terhadap prokes. Ternyata masih ada beberapa orang yang memang belum disiplin. Ada yang tidak memakai masker atau maskernya kebawa tapi dilepas dan ada juga yang dipakai tapi tidak seperti yang disyaratkan. Aturannya kan menutup hidung sampai dagu tapi hidungnya dibuka. Memang tidak nyaman masker itu tapi itulah keharusan yang kita lakukan dalam rangka melindungi diri kita agar tidak terpapar virus covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Kediri menjelaskan dari hasil pengecekan memang ada beberapa masyarakat yang belum sadar untuk melakukan protokol kesehatan 3M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan menggunakan sabun. Dari hasil operasi yustisi yang dilakukan, semakin lama pelanggaran semakin menurun.

“Artinya masyarakat kita sudah teredukasi. Namun daripada itu walaupun semua ikhtiar sudah dilakukan oleh kita semua termasuk donor plasma konvalesen, kemarin kita juga divaksinasi, juga sudah menjalankan protokol kesehatan tapi kita semua juga harus sadar ini masih pandemi covid-19. Nanti meskipun semua masyarakat nanti sudah divaksinasi namun harus tetap menjalankan protokol kesehatan. Tapi mudah-mudahan dengan Pak Danrem melihat secara langsung Kota Kediri terus bisa melakukan protokol kesehatan terus dan kita bisa menekan angka yang terkena covid-19,” ujarnya.

Mengenai pelaksanaan PPKM, Wali Kota Kediri menjelaskan dari hasil evaluasi di Kota Kediri memang terjadi penurunan kasus namun masih kurang signifikan. Sehingga Wali Kota Kediri mengajak bekerja sama untuk terus menekan kasus covid-19 dengan disiplin protokol kesehatan.

“Pak Lurah, Pak RW, dan Pak RT semua ikut turun karena virus ini tidak bisa hanya dilawan oleh pemerintah. Namun semua masyarakat harus ikut serta melawan virus ini dengan protokol kesehatan. Kita belum melihat apakah diperpanjang atau tidak. Tapi kita harus sadar bahwa saat ini covid masih ada jadi ada atau tidak adanya PPKM protokol kesehatan harus terus dijalankan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan operasi yustisi hari ini, ditemukan 17 pelanggar. Bagi pelanggar protokol kesehatan langsung disidang di tempat oleh Pengadilan Negeri Kota Kediri. Selanjutnya para pelanggar ini di rapid test sebagai screening untuk menekan penyebaran covid-19 di Kota Kediri. Can

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…