UN Ditiadakan, Dispendik Surabaya Atur Format Asesmen Sesuai SE Mendikbud

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo SP/SS
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo SP/SS

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Setelah keluarnya Surat Edaran (SE) Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam masa Darurat Penyebaran Covid-19, Dinas Pendidikan Kota Surabaya segera menyusun asesmen. Asesmen ini ditujukan sebagai pengganti nilai Ujian Nasional. Formatnya sendiri mencakup standar nilai yang ditentukan untuk semua sekolah SD/SMP di Surabaya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo, mengungkapkan, pihaknya akan menyesuaikan aturan baru dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Hampir serupa dengan tahun 2020 lalu yang ditiadakannya Ujian Nasional karena pandemi, tetapi tahun ini penilauan UN diganti dengan asesmen.

“Asesmen ini yang melakukan masing-masing sekolah tentunya di bawah koordinasi kami. Sekolah kemudian melaporkan hasilnya ke Dispendik. Karena apapun itu, penerimaan siswa baru masih menggunakan jalur prestasi,” kata Supomo, Jumat (5/2/2021).

Supomo mengatakan, Dispendik masih memikirkan format dalam penilaian asesmen. Ia mengungkapkan hal tersebut karena 30 persen Penerimaan Peserta Didik Baru masih menggunakan jalur prestasi.

“Kami pikirkan jangan sampai terjadi penilaian satu dan yang lain masing-masing sekolah tidak sama. Sehingga dasar penentuan penerimaan siswa baru khususnya jalur prestasi menjadi tidak terkoordinasi dengan baik,” kata dia.

Kepala Dipendik Kota Surabaya juga menambahkan terkait format asesmen nantinya akan dibahas terlebih dahulu, guna dapat menyesuaikan dengan arahan yang ada di Surat Edaran Mendikbud yang baru.

“Asesmen sekolah kami bahas bersama dulu. Kami belum bisa memahami aturan itu. Kami koordinasi dulu. Asesmen nanti ada tim, setelah itu dibuat format dan standarnya tentu nanti ada evaluasi. Asesmen ini ujian terakhir. Termasuk penilaian perilaku,” tuturnya. Arb4

Berita Terbaru

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

174 Desa di Kabupaten Madiun Berstatus Mandiri, DPMD Targetkan Seluruh Desa Naik Kelas

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 17:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat sebanyak 174 dari total 198 desa telah berstatus Desa Mandiri berdasarkan hasil Pemutakhiran In…