Akhirnya, Mantan Kades Banjar Talelah Diringkus Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mantan Kades Banjar Talelah disaat dirilis di Mapolres Sampang. SP/ Gan
Mantan Kades Banjar Talelah disaat dirilis di Mapolres Sampang. SP/ Gan

i

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Zaini (42), mantan Kepala Desa (Kades) Banjar Talelah, kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur akhirnya diringkus oleh aparat kepolisian setelah satu tahunan jadi buronan.

Penangkapan tersebut, lantaran tersangka korupsi Dana Desa (DD) dengan modus memalsukan dokumen pertanggungjawaban DD pada tahun 2018 lalu.

Tersangka diamankan di rumahnya di Desa Banjar Talelah, Kecamatan Camplong, dengan dasar laporan kepolisian nomor : LP/226/X/2019/JATIM/RES.SPG.

Dari tangan tersangka, Polres Sampang juga mengamankan barang bukti berupa 1 lembar nota pembelian tertanggal 28 Agustus 2018 sebesar Rp.13.457.800 tertera cap stempel toko Maju.

"Selama satu tahun, tersangka Zaini menjadi buronan polisi," kata Kapolres Sampang, AKBP Abdul Hafidz, saat konferensi pers, senin (15/2/2021).

Menurutnya, dugaan tindak pidana pemalsuan nota pembelian material toko maju, dan stempel toko maju yang diduga dilakukan oleh Bayu Alam (Bendahara Desa) dan Zaini, yang terjadi pada hari rabu tanggal 9 Oktober 2019.

Bersama Bayu alam, tersangka melakukan pemalsuan tanda tangan H. Madani berikut cap stempel toko Maju.

Pemalsuan dokumen tersebut kemudian dilampirkan dalam laporan pertanggungjawaban DD tahap II tahun 2018

"Tersangka dijerat pasal 263 ayat 1, dan 2 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke 1e KUHP, dengan ancaman kurungan 6 tahun penjara," tandasnya. gan

Berita Terbaru

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…

Menkeu: Jangan Ejek Ekonomi Kita Jelek, Lihat 20 Tahun Lagi

Menkeu: Jangan Ejek Ekonomi Kita Jelek, Lihat 20 Tahun Lagi

Senin, 23 Feb 2026 20:03 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan banyak warga yang mengejek situasi ekonomi Indonesia saat ini jelek,…