Potensi Wisata Kabupaten Sidoarjo Kurang Terakomodir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu kegiatan pemeran dari UMKM Sidoarjo. SP/ Humas Sidoarjo
Salah satu kegiatan pemeran dari UMKM Sidoarjo. SP/ Humas Sidoarjo

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Terpilihnya Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor)-Subandi ditetapkan sebagai bupati-wakil bupati (wabup) Sidoarjo akan mengemban amanah yang telah dijanjikan, Jumat (26/2/2021).

Selain itu, APBD Sidoarjo tahun 2021 sudah ditetapkan sebesar Rp 5,3 triliun. Angka itu sudah digedok dalam Rapat Paripurna DPRD Sidoarjo bersama Pemkab Sidoarjo yang digelar di gedung DPRD Sidoarjo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo Achmad Zaini mengungkapkan penurunan PAD di tahun 2020 mencapai Rp 545 miliar. Penurunan itu juga berasal dari berbagai penyesuaian yang dilakukan selama pandemi Covid-19. Seperti relaksasi denda keterlambatan, relaksasi retribusi pasar, sewa apartemen, rusunawa, hingga relaksasi cicilan kredit.

“Dampak Covid-19 ini di seluruh sektor,” katanya.

Sehingga jumlah PAD di tahun 2021 bisa dinaikkan lagi targetnya dengan menggali sektor-sektor yang ada. “Iya itu masih banyak potensi PAD kita yang belum digali secara optimal,” kata Ketua Fraksi PKS DPRD Sidoarjo, Deny Haryanto.

Potensi wisata Kabupaten Sidoarjo sebenarnya cukup besar, Sidoarjo yang terletak di dataran rendah memiliki banyak potensi wisata mulai dari wisata budaya, wisata alam, wisata minapolitan, wisata modern, wisata mode dll.

Namun, selama ini pengembangan potensi wisata di Kabupaten Sidoarjo kurang terakomodir pengembangannya. Contohnya, wisata budaya banyak peningggalan kerajaan majapahit yang tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Sidoarjo diantaranya candi sumur dan candi pari yang merupakan peninggalan kerajaan hindu – budha. Namun, potensi dua candi tersebut agaknya belum terekspose secara masif. Hal ini, di buktikan dengan jumlah kunjungan yang cukup minim kedua candi tersebut.

Selain itu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sidoarjo menyatakan, sektor industri pengolahan dan perdagangan sebagai sektor ekonomi terbesar di Sidoarjo.

Untuk komposisi pelaku ekonomi di Sidoarjo banyak didukung oleh Usaha Mikro Kecil sebanyak 219.200 pelaku, menengah sebanyak 2.202 pelaku dan besar sebanyak 368 Pelaku, dengan sektor usaha padat karya. 

Oleh karenanya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sidoarjo kerap menggelar seminar terkait sektor industri pengolahan dan perdagangan. Dsy7

Berita Terbaru

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti viralnya narasi di media sosial (medsos) yang diunggah akun YouTube @bencanapopuler pada 3 Juli 2026 yang berisi…

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Kota Madiun Gencarkan Pemeliharaan 29 Ruas Jalan

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Kota Madiun Gencarkan Pemeliharaan 29 Ruas Jalan

Minggu, 05 Jul 2026 13:17 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Demi meningkatkan kualitas infrastruktur, diantaranya menjaga kondisi jalan di daerah setempat mulus dan nyaman dilalui masyarakat,…

Diduga Gegara Puntung Rokok Dimtambah Angin Kencang, Lahan di TPA Pakusari Terbakar

Diduga Gegara Puntung Rokok Dimtambah Angin Kencang, Lahan di TPA Pakusari Terbakar

Minggu, 05 Jul 2026 13:14 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Baru-baru warga di dekat lahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari di Kabupaten Jember dikejutkan semburan api yang diduga…

Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

Minggu, 05 Jul 2026 12:13 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 12:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah strategis mengantisipasi dampak musim kemarau yang berpotensi menurunkan produktivitas pertanian hingga memicu gagal…

Majapahit Run 2026  Pecah!, Ribuan Pelari Birukan Alun-Alun Kota Mojokerto

Majapahit Run 2026  Pecah!, Ribuan Pelari Birukan Alun-Alun Kota Mojokerto

Minggu, 05 Jul 2026 12:06 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 12:06 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 1.500 pelari dari berbagai daerah memeriahkan Majapahit Run 2026 yang digelar Pemerintah Kota Mojokerto, Minggu …

Teras Kriya 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Ekraf UMKM Khas Kota Madiun

Teras Kriya 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Ekraf UMKM Khas Kota Madiun

Minggu, 05 Jul 2026 11:59 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui ajang Teras Kriya 2026 yang digelar di Gedung Dekranasda, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, mempromosikan produk unggulan…