Pak Eri, Jaga Rantai Produksi UMKM di Surabaya..

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pakar Ekonomi Mikro Unesa Hendry Cahyono, SE., ME
Pakar Ekonomi Mikro Unesa Hendry Cahyono, SE., ME

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Melihat naiknya tren UMKM di Surabaya selama pandemi, saya melihat ada tiga faktor. Pertama, akibat perubahan lapangan pekerjaan penduduk yang sebelumnya berkerja di sektor formal kemudian saat pandemi terdampak dan beralih ke sektor informal seperti UMKM.  Lalu kedua, banyak jenis perkerjaan selama pandemi yang mengharuskan pekerja menjalani pekerjaan di rumah peluang ini digunakan untuk menambah pendapatan dengan cara berjualan khususnya secara online.

Ketiga, perubahan struktur ekonomi akibat pandemi sehingga masyarakat berinisiatif menjadi pengusaha meskipun dalam skala UMKM dan lainnya.

Namun, adanya PPKM Mikro ini yang bisa membuat kinerja UMKM terkendala terutama dari pendapatan. Ini semua akibat karena aktivitas masyarakat dibatasi. Hal itu akan lebih terasa bagi pelaku UMKM yang memang berjualan atau pemasarannya masih konvensional tidak online.

Ini yang menjadi catatan dan evaluasi bagi Pemkot Surabaya dibawah Wali Kota Pak Eri dan Wakil Wali Kota Pak Armuji.

Harus ada sinergitas antar dinas serta Pemkot, seperti ada kebijakan-kebijakan yang memberi dampak langsung bagi pelaku UMKM ini.

Jadi pak Eri harus segera buat kebijakan jangka pendek untuk menjaga rantai produksi UMKM agar terus berjalan, jangan terputus. Misal seperti bantuan tambahan modal bagi UMKM yang belum mendapat BLT UMKM Rp 2.4jt dari pemerintah pusat.

Mengingat pelaku UMKM menjadi produsen sekaligus konsumen dalam rantai ekonomi itu sendiri.

Selain itu, terus lakukan program pelatihan secara langsung bagi UMKM mulai dari produksi, peningkatan produksi serta etika bisnis. Terutama pelatihan terkait pemasaran produksi secara online untuk UMKM pemula dan yang masih konvensional di Surabaya.

Kemudian dari sisi konsumen, Pemkot harus mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat untuk tidak takut belanja keluar rumah. mg-arb/cr2/rmc

 

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…