Pesilat di Magetan Tangkal Covid-19 dengan Jamu dan Olahraga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Pencak Silat Setia Hati Terate di Desa Milangasri, Kabupaten Magetan minum jamu tradisional. SP/ BJ
Anggota Pencak Silat Setia Hati Terate di Desa Milangasri, Kabupaten Magetan minum jamu tradisional. SP/ BJ

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dalam rangka mencegah penularan wabah Covid-19, warga Desa Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan menerapkan pola hidup sehat dengan cara minum jamu tradisional dan olahraga.

Salah satunya Anton Suroso, warga Desa Milangasri mempercayai bahwa rajin berolahraga serta minum jamu tradisional dapat menangkal Covid-19 yang kini tengah merebak.

“Olahraga dan minum jamu mampu meningkatkan imunitas tubuh, sehingga menyehatkan badan. Otomatis tidak mudah terserang virus corona atau Covid-19,” katanya, Senin (1/3/2021).

Ia mengaku sebagai seorang pelatih pencak silat Setia Hati, menerapkan cara tersebut kepada siswa didiknya. Jadi, selain diajak melakukan olah fisik juga mengharuskan minum jamu saat waktu istirahat.

“Dengan displin berlatih silat dan juga minum jamu, seluruh anggota dan siswa-siswi tidak akan mudah terserang virus seperti Covid-19,” tuturnya.

Dalam seminggu, Anton turut ambil bagian dalam menggembleng para pemuda-pemudi di daerahnya. Mulai pelajaran gerak silat, sopan santun, hingga tips cara menjaga kesehatan. “Kita latihan silat seminggu tiga kali, durasi satu pertemuan sekitar 5 jam,” ungkapnya.

Menurutnya, pengalaman dan wawasan tentang cara-cara untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19 sedikit banyak didapat ketika sedang berburu berita di berbagai wilayah di Magetan. Dsy9

Berita Terbaru

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…

Bahana Bersahaja Hadirkan 33 Layanan di Desa Bener, Bupati Madiun Targetkan Jalan Tembus Rampung Dua Tahun

Bahana Bersahaja Hadirkan 33 Layanan di Desa Bener, Bupati Madiun Targetkan Jalan Tembus Rampung Dua Tahun

Rabu, 16 Sep 2026 17:42 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:42 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali menggelar Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Bener, Kecamatan Sa…