49 Pucuk Senpi Polisi Gresik Ditarik Karena Masa Berlaku Habis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakapolres Kompol Eko Iskandar saat memeriksa senjata api yang dipegang anggota Polres Gresik. SP/M.AIDID
Wakapolres Kompol Eko Iskandar saat memeriksa senjata api yang dipegang anggota Polres Gresik. SP/M.AIDID

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar dengan didampingi Kasi Propam Ipda Suharto, melakukan pemeriksaan senjata api anggota polres dan polsek jajaran di halaman Mapolres Gresik, Senin (1/3).

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 49 senpi terpaksa ditarik propam polres dari yang menguasai karena masa berlaku habis.

“Kami mengecek administrasi kepemilikan senjata api, apakah sudah kadaluarsa apa tidak,” ujar Kasi Propam Polres Gresik Ipda Suharto.

Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar menambahkan, selain surat-surat mati senpi juga bisa diambil kembali jika tidak dirawat oleh yang memegang.

Untuk anggota yang memegang senpi, kata Kompol Eko Iskandar, juga harus memenuhi syarat. Seperti lulus ujian psikologi dan lolos uji praktek menembak.

“Itu syarat yang harus dilalui anggota, dan pemeriksaan senpi akan dilakukan seacara berkala karena untuk mengantisipasi penyalahgunaan senpi oleh anggota,” tegasnya.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan personel yang membawa senjata api bisa menggunakannya secara profesional dan sesuai SOP (Standar Opersional Prosedur).

Selain itu, anggota yang memegang senpi agar selalu waspada dan tidak ceroboh dalam membawa maupun menggunakan senjata api.

“Gunakan senjata api sebaik mungkin sesuai SOP, jangan dipergunakan untuk hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan kesatuan,” ujar AKBP Arief Fitrianto. did

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…