UK Petra Ciptakan Troli Peti Jenazah untuk TPU Keputih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Munaji (kaos putih) koordinator penggali makam saat mencoba alat di TPU Keputih. SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI  
Munaji (kaos putih) koordinator penggali makam saat mencoba alat di TPU Keputih. SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI  

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Luncurkan inovasi, Program Studi Teknik Mesin Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya hadir untuk membantu masyarakat Surabaya. Inovasi yang dimaksud yakni membuat Troli Peti Jenazah yang didesain khusus menggunakan roda “tank” menyesuaikan kebutuhan dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih-Surabaya. Kamis (11/03/2021).

Project dari karya yang pertama kali ada ini beranggotakan enam orang, yakni Fandi D. Suprianto, S.T, M.Sc. (Ketua Tim), Yopi Y. Tanoto, S.T, M.T, Amelia, S.T, M.T, Ian H. Siahaan, S.T, M.T, Ivan Christian dan Guntar Henjaya. Karya tersebut juga telah diserahkan ke TPU Keputih pada hari Senin lalu.

 Selaku Ketua Tim, Fandi mengatakan, “Karya kolaborasi antara dosen dan mahasiswa ini merupakan Program Pengabdian kepada Masyarakat Prodi Teknik Mesin yang menghabiskan dana sekitar 15 juta rupiah. Untuk pembuatannya kami pun melakukannya di alumni kami yaitu di PT. Santo Indonesia," ungkapnya. 

Secara khusus, TPU Keputih Surabaya merupakan salah satu lokasi yang disiapkan untuk jenazah pasien Covid-19 yang akan di kebumi-kan. Namun, siapa sangka pada saat musim hujan seperti saat ini sangat menyulitkan kinerja para petugas penggali dan pengubur jenazah untuk mengusung peti jenazah dari ambulans menuju liang lahat.

 “Maka dari itu kami kemudian membuat alat bantu khusus ini, menyesuaikan kebutuhan yang ada di TPU Keputih. Menurut survei dan informasi dari DKRTH, sifat tanah di Keputih memang berbeda. Sifat tanahnya akan keras jika musim kemarau dan menjadi sangat becek dan berlumpur serta mudah ambles saat musim penghujan," imbuh Yopi yang juga berkontribusi dalam pembuatan karya tersebut. 

Bukan troli biasa, ciri khas inovasi ini terletak pada rodanya. Troli Peti Jenazah ini menggunakan roda yang desainnya menyerupai roda “tank” yang sangat cocok untuk sifat tanah di TPU Keputih Surabaya. Berat troli ini mencapai 165 kilogram dengan spesifikasi menggunakan frame dari besi sedangkan rodanya dari karet dan besi. 

“Meski mencapai berat diatas 100 kilogram akan tetapi sangat ringan jika secara bersamaan didorong dan ditarik oleh masing-masing satu orang petugas," tambah Yopi. 

Alat ini dirancang khusus agar proses mengangkat jenazah dapat digantikan dengan frame pada meja yang dapat didorong maupun ditarik dengan menambahkan bagian handle. Untuk memudahkan pemindahan peti, dapat menggunakan roda dengan roller. Untuk mengatasi tanah yang becek atau berlumpur di musim hujan, digunakan sistem roda - rantai agar tetap dapat dijalankan di lahan yang becek. 

Pasalnya, pengerjaan Troli Peti Jenazah ini memakan waktu sekitar dua bulan lamanya, dengan dimensi panjang 2320 mm, lebar 470 mm dan tinggi 660 mm. Alat ini kini telah diserahkan pada TPU Keputih untuk membantu para pekerja itu secara langsung diterima oleh Ari selaku pihak pengelola TPU Keputih. 

Terlebih lagi, terobosan ini telah diuji coba secara langsung oleh para petugas pemakaman. “Alat ini sangat membantu kami. Biasanya peti COVID-19 ini diangkat oleh empat hingga lima orang dari mobil ambulance menuju liang lahat. Akan tetapi dengan alat ini cukup hanya dibutuhkan tiga orang saja, jadi bisa menghemat tenaga.”, kata Zulfan selaku salah satu petugas pemakaman sembari mencoba alat. mbi

Berita Terbaru

Tingkatkan Literasi Finansial Sejak Dini, KWEBS Berbagi Santunan di Tiga Panti Asuhan Surabaya

Tingkatkan Literasi Finansial Sejak Dini, KWEBS Berbagi Santunan di Tiga Panti Asuhan Surabaya

Sabtu, 14 Mar 2026 23:45 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:45 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya – Tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Indonesia masih perlu d…

Kunjungi KPK, Pemkab Mojokerto Matangkan Rencana Relokasi Pusat Pemerinahan ke Mojosari

Kunjungi KPK, Pemkab Mojokerto Matangkan Rencana Relokasi Pusat Pemerinahan ke Mojosari

Sabtu, 14 Mar 2026 23:42 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:42 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus mematangkan rencana kesiapan pemindahan pusat pemerintahaanya ke wilayah Mojosari. Salah …

Golkar Gresik Optimistis Raih 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Golkar Gresik Optimistis Raih 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Sabtu, 14 Mar 2026 23:38 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Gresik menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD pada Pemilu 2029. Partai b…

Patroli Dini Hari, Polisi Amankan 21 Pelajar Konvoi Sahur on the Road di Kebomas

Patroli Dini Hari, Polisi Amankan 21 Pelajar Konvoi Sahur on the Road di Kebomas

Sabtu, 14 Mar 2026 23:37 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:37 WIB

SURABAYAPAGI, Gresik – Aparat kepolisian dari Kepolisian Resor Gresik mengamankan puluhan pemuda yang melakukan konvoi Sahur on the Road (SOTR) di wilayah K…

Buka Puasa Bersama, Gerindra Surabaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat

Buka Puasa Bersama, Gerindra Surabaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Surabaya menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama para pejuang politik Partai G…

Usung Konsep Historis, Kawasan Kuliner Bogowonto Bakal Ditata Ulang

Usung Konsep Historis, Kawasan Kuliner Bogowonto Bakal Ditata Ulang

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota Madiun mengkaji ulang penataan kawasan kuliner Bogowonto. Rencananya kawasan tersebut akan dikembangkan dengan kon…