Motif Pembunuhan di Simomulyo Simpang Siur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jasad korban ditutupi kardus jadi tontonan warga sekitar. SP/Hendarwanto
Jasad korban ditutupi kardus jadi tontonan warga sekitar. SP/Hendarwanto

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Peristiwa pembunuhan yang menimpa Damiri (40) warga Omben, Sampang hingga kini masih diselidiki petugas kepolisian. Dari keterangan beberapa saksi yang merupakan tetangga korban mengatakan jika kasus tersebut diduga korban memiliki masalah dengan istri pertamanya.

“Belum usai permasalahan dengan istri pertamanya, korban lalu menikah siri dengan istrinya yang sekarang secara siri. Yang pasti ada masalah dengan istrinya. Baik korban, istri pertama, dan istri sirinya ini sama-sama dari Sampang,” cerita Karno yang merupakan warga sekitar, Kamis (11/3).

Hal berbeda diungkapkan Samsul yang mengatakan jika motif pembunuhan tersebut diduga karena mantan suami RS (istri siri korban) cemburu karena istrinya menikah lagi.

Bersama mantan suaminya, RS memiliki dua orang anak, ia sempat mengenyam pekerjaan di Malaysia selama empat tahun yang kemudian ia kembali ke tanah air dan meminta cerai kepada suaminya. Singkat cerita RS berjumpa dengan korban yang akhirnya menikah dan dikaruniai satu anak yang masih kecil.

"Mungkin suaminya cemburu karena ko tiba-tiba minta cerai dan nikah lagi. Lah dia ngiranya sudah selingkuh sebelumnya," ujar Samsul.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian mengatakan, untuk kasus penganiayaan ini pihaknya akan melakukan Lidik dan meminta keterangan saksi-saksi di TKP serta juga mencari barang bukti.

“Pelakunya berapa orang masih belum diketahui, mudah-mudahan cepat tertangkap,” kata Oki.

Hasil dari olah TKP sementara, petugas menemukan sabetan benda tajam yang mengenai perut korban.

Diketahui sebelumnya, seorang pria tewas bersimbah darah setelah dibacok orang di depan warung kopi (warkop) jalan Simo Jawar gang 5A Simomulyo, Sukomanunggal Surabaya pada Rabu (10/3) siang pukul 12.00 WIB.

Setelah dilakukan identifikasi, korban diketahui warga Sampang Madura. fm/nt

Berita Terbaru

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Legislator Nilai Kasus Perjokian Bukan Masalah Sederhana

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:50 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan, kasus perjokian di UTBK-SNBT 2026 bukanlah masalah sederhana. Kasus ini secara…

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

KPK, Usulkan Ketua Umum Parpol Dua Periode Saja

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:49 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Salah satu poin masukan KPK yaitu adanya pembatasan ketua umum partai politik menjadi dua periode. Usulan dalam kajian itu muncul karena…