Bongkar Kasus Joki UTBK, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Apresiasi Langkah Cepat Polrestabes

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko. SP/ Al qomaruddin
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko. SP/ Al qomaruddin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mengapresiasi langkah cepat Polrestabes Surabaya dalam mengungkap kasus joki UTBK yang diduga melibatkan praktik penjualan blangko e-KTP.

Menurut dia, pengungkapan tersebut penting untuk menjaga integritas sistem pendidikan dan keamanan administrasi kependudukan.

“Kami mengapresiasi langkah Polrestabes Surabaya yang berhasil mengungkap kasus ini. Karena persoalannya sudah sangat serius dan menyangkut dokumen negara,” kata politisi Gerindra yang akrab disapa Cak Yebe ini, Jum'at (8/5).

Kasus joki UTBK di Surabaya sebelumnya diungkap aparat kepolisian setelah ditemukan dugaan penggunaan identitas palsu dalam pelaksanaan ujian masuk perguruan tinggi negeri. Polisi juga menemukan indikasi adanya penyalahgunaan blangko e-KTP untuk memanipulasi data peserta ujian.

“Kalau benar ada praktik penjualan blangko e-KTP untuk kepentingan joki UTBK, maka ini tidak lagi hanya soal kecurangan akademik, tetapi sudah masuk ranah pidana serius,” ujar Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya ini.

Cak Yebe juga meminta aparat penegak hukum mendalami jalur distribusi blangko e-KTP dan kemungkinan adanya keterlibatan oknum dalam proses tersebut. Dia menyebut pengusutan kasus tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan semata.

“Ini harus dibongkar sampai akar-akarnya. Jangan berhenti pada pelaku joki saja, tetapi juga harus ditelusuri siapa yang memasok dan membuka akses dokumen tersebut,” ucap dia.

Menurut dia, penggunaan identitas palsu dalam seleksi nasional dapat merusak kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan. Apalagi praktik tersebut menyasar jurusan strategis seperti fakultas kedokteran.

“Jika proses UTBK khususnya fakultas-fakultas favorit seperti kedokteran menggunakan joki maka ini alarm serius bagi dunia pendidikan. Bagaimana kualitas para dokter muda harapan bangsa kalau proses kelulusannya dibantu joki?” katanya.

Dia juga mengingatkan bahwa e-KTP merupakan dokumen vital yang berkaitan langsung dengan berbagai layanan publik. Karena itu, kebocoran blangko e-KTP berpotensi menimbulkan persoalan yang lebih luas di luar dunia pendidikan.

“E-KTP ini digunakan untuk banyak hal, mulai layanan perbankan sampai administrasi negara. Kalau sampai disalahgunakan, dampaknya bisa kemana-mana,” ujar dia.

Komisi A DPRD Surabaya juga meminta Dispendukcapil memperkuat pengawasan administrasi kependudukan, termasuk distribusi blangko dan sistem verifikasi identitas digital. Menurut dia, pemerintah perlu memperketat pengawasan internal agar kejadian serupa tidak terulang.

“Pengawasan distribusi blanko harus diperketat dan sistem verifikasi identitas juga harus diperbarui supaya pemalsuan seperti ini tidak mudah terjadi,” tandasnya.

Selain itu, dia meminta panitia UTBK dan perguruan tinggi memperkuat pemeriksaan peserta melalui teknologi biometrik dan pencocokan langsung dengan database Dukcapil. Sebab, modus kecurangan dalam seleksi nasional disebut semakin terorganisir dan kompleks.

“Kasus ini menjadi peringatan bahwa sistem pengawasan harus terus diperkuat mengikuti perkembangan modus kejahatan,” pungkas Cak Yebe. Alq

Berita Terbaru

Setelah Empat Bulan Ditelusuri, Kejari Surabaya Tutup Dugaan Korupsi RSUD dr Soetomo

Setelah Empat Bulan Ditelusuri, Kejari Surabaya Tutup Dugaan Korupsi RSUD dr Soetomo

Rabu, 17 Jun 2026 21:37 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 21:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya resmi menghentikan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan RSUD dr …

MUI, Dorong Kemerdekaan Palestina Secara Penuh

MUI, Dorong Kemerdekaan Palestina Secara Penuh

Rabu, 17 Jun 2026 20:51 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI), Prof Sudarnoto Abdul Hakim…

Pesinetron Evan Marvino, Dituduh KDRT Istrinya

Pesinetron Evan Marvino, Dituduh KDRT Istrinya

Rabu, 17 Jun 2026 20:48 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perselingkuhan yang menyeret pesinetron Evan Marvino, menjadi sorotan publik.…

Dirjen BC Dipantau KPK, Djaka Budhi Minta Hormati Proses hukum

Dirjen BC Dipantau KPK, Djaka Budhi Minta Hormati Proses hukum

Rabu, 17 Jun 2026 20:43 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - "Dengan adanya informasi-informasi tersebut tentu dicermati juga oleh penyidik, oleh kedeputian penindakan, ya tidak dilepaskan …

Bos Hanania Travel, Ditangkap, Diduga Rugikan 1.286 Orang Calon Jemaah Umroh

Bos Hanania Travel, Ditangkap, Diduga Rugikan 1.286 Orang Calon Jemaah Umroh

Rabu, 17 Jun 2026 20:41 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kasus penipuan perjalanan umrah yang menyeret Hanania Travel diduga, rugikan 1.286 orang. Jumlah kerugian mencapai Rp 35,34…

Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 41,89 Triliun

Menag Minta Tambahan Anggaran Rp 41,89 Triliun

Rabu, 17 Jun 2026 20:38 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR membahas anggaran. Dalam kesempatan itu, Menag…