Dengan Ikon Sura dan Buaya, Sabet Juara Custom Shoes Competition

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Arby Maulana, mahasiswa Fakultas Industri Kreatif Ubaya mengukir prestasi dengan meraih juara I Custom Shoes Competition #Indonesia Melangkah. SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI
Arby Maulana, mahasiswa Fakultas Industri Kreatif Ubaya mengukir prestasi dengan meraih juara I Custom Shoes Competition #Indonesia Melangkah. SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Terinspirasi dari Sura dan Baya yang merupakan ikon Kota Pahlawan, mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) kembali mengukir prestasi dengan meraih juara I Custom Shoes Competition #Indonesia Melangkah. Custom Shoes Competition #IndonesiaMelangkah merupakan kompetisi desain sepatu berskala nasional yang digelar oleh Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) bersama Sport Market Fest. Selasa (16/03/2021).

 Yakni Arby Maulana yang merupakan mahasiswa Fakultas Industri Kreatif Ubaya berhasil menyisihkan 40 peserta dari kalangan mahasiswa dan kalangan umum se-Indonesia melalui desain karyanya pada 10 Maret 2021. Arby Maulana akan menceritakan pengalaman kompetisi dan menunjukkan ulang proses mendesain karakter Sura dan Baya pada Rabu (17/03/2021) di Gedung International Village, Kampus Ubaya Tenggilis, Jalan Raya Rungkut, Surabaya. 

Custom Shoes Competition #IndonesiaMelangkah memiliki tiga poin penting yang menjadi tema tahun ini, yaitu kebersamaan, kecintaan dan komitmen. Tema ini mengusung semangat kebersamaan, kecintaan, dan komitmen kepada Indonesia. Bangkit dan bersatu untuk terus melangkah.

 Mahasiswa yang kerab disapa Arby ini mengungkapkan rasa senang dan bangga karena dirinya berhasil menuangkan ide sekaligus mampu mengaplikasikan ilmu yang telah didapat dari Fakultas Industri Kreatif Ubaya untuk berkompetisi ke ranah luar kampus. Arby menjelaskan bahwa konsep ide berawal dari keinginannya untuk mengangkat budaya Indonesia. Menurutnya, hal tersebut juga sesuai dengan tema yang diusung dalam #IndonesiaMelangkah. 

“Saya terinspirasi dari Kota tempat saya tinggal saat ini yaitu Kota Surabaya. Kemudian saya memilih ikon-ikon di Surabaya yang bisa saya kreasikan menjadi desain sepatu. Setelah memilih beberapa ikon di Kota Surabaya, akhirnya saya memilih Sura dan Baya yang dirasa pas. Bagi saya karakter hiu (Sura) dan buaya (Baya) memiliki tekstur detail yang bagus jika digambar dan ikon ini sangat mencerminkan identitas Kota Surabaya,” jelas Arby.

 Desain sepatu yang dibuat oleh mahasiswa yang tergabung dalam tim Pahi.id sebagai illustrator dan designer ini rupanya memiliki pesan bagi para penikmat seni. Arby mengatakan jika dirinya berharap karakter Sura dan Baya dapat menunjukkan ciri khas desain miliknya yang mengangkat unsur nusantara sehingga lebih dikenal oleh masyarakat luas. 

Ditambah lagi, melalui desain sepatu ini Arby menginginkan setiap orang yang melihat karyanya dapat tertarik, termotivasi membuat lebih baik dan mengenal karakter Sura dan Baya sebagai ikon Kota Surabaya.

 Founder Gran Artista Illustration Artwork ini menceritakan bahwa peran industri persepatuan di Indonesia saat ini semakin baik dengan menyediakan wadah kepada generasi muda dalam bentuk penyelenggaraan kompetisi desain sepatu. Disini peserta yang terdiri dari para seniman, designer dan illustrator dapat berbagi pengalaman dan bisa mempelajari teknik baru untuk terus berkembang dalam memajukan industri persepatuan melalui desain karya yang dibuat. 

Bagi Arby dengan mengikuti kompetisi yang diselenggarakan di luar kampus membuat dirinya semakin termotivasi memperluas wawasan serta pengalamannya di bidang desain dan industri kreatif.

 “Saya sangat cinta akan Footwear atau sepatu dan berharap dapat berkerja di dunia industri sepatu. Tentunya saya ingin menciptakan produk sepatu yang bisa mengangkat unsur-unsur nusantara dan bisa go international. Rasanya masih kurang jika desain-desain nusantara hanya dinikmati di Indonesia saja. Kepuasaan saya akan tersampaikan jika desain unsur nusantara atau budaya Indonesia bisa sampai ke telinga, mata dan hati masyarakat mancanegara,” pungkas Arby.mbi

Tag :

Berita Terbaru

Membongkar Dugaan Rekayasa Kasus dengan Pena

Membongkar Dugaan Rekayasa Kasus dengan Pena

Selasa, 22 Sep 2026 08:01 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 08:01 WIB

Kajari Surabaya Yth, Bagi pencari keadilan (khususnya terdakwa), surat dakwaan memiliki makna dan fungsi yang sangat krusial sebagai jaminan perlindungan hak…

AKTA BATAL DEMI HUKUM YANG DIPAKSAKAN DI SIDANG ADALAH PERADILAN SESAT

AKTA BATAL DEMI HUKUM YANG DIPAKSAKAN DI SIDANG ADALAH PERADILAN SESAT

Selasa, 22 Sep 2026 07:58 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:58 WIB

Dibuat oleh: Tim Hukum Peduli Keadilan NKRI Pembela Raditya M Khada, Anak Bangsa* Untuk: Kejari Surabaya Ketua PN Surabaya Direskrimum Polda…

Bupati Bolaang, Di OTT KPK di Jakarta, Gembol Uang Ratusan Juta

Bupati Bolaang, Di OTT KPK di Jakarta, Gembol Uang Ratusan Juta

Selasa, 22 Sep 2026 07:56 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sulut, Sirajudin Lasena, ditangkap KPK dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT). Dari p…

Urus SIM di Belanda Ketat, Justin Hubner “Korbannya”

Urus SIM di Belanda Ketat, Justin Hubner “Korbannya”

Selasa, 22 Sep 2026 07:54 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – Selebgram Jennifer Coppen, berusia 25 tahun itu sempat membaca komentar julid netizen soal dirinya yang sering menjadi sopir Justin Hubner s…

Gibran, Sempat sempatnya Urusi Perundungan Korban MBG

Gibran, Sempat sempatnya Urusi Perundungan Korban MBG

Selasa, 22 Sep 2026 07:52 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:52 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka buka suara soal dugaan perundungan yang dilakukan oleh oknum pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (…

KPK Ungkap Ada Dana Operasional Fiktif Gubernur Tembus Triliunan rupiah

KPK Ungkap Ada Dana Operasional Fiktif Gubernur Tembus Triliunan rupiah

Selasa, 22 Sep 2026 07:50 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:50 WIB

SURABAYAPAGI.com – KPK masih melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana penunjang operasional di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua tahun 2…