Dinas Pariwisata Lakukan Promosi Wisata Sampai ke Mancanegara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Disbudparpora Kab. Sumenep, Drs. Bambang Irianto, M.Si (SP/Dok. Ainur Rahman)
Kepala Disbudparpora Kab. Sumenep, Drs. Bambang Irianto, M.Si (SP/Dok. Ainur Rahman)

i

 

SURABAYA PAGI, Sumenep - Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, Bambang Irianto mengatakan, upaya peningkatan daya tarik wisata di Kabupaten Sumenep melalui realisasi smart city sebagai inovasi pemerintah dalam memberikan informasi wisata kepada masyarakat.

Menurut Bambang, metode yang dilakukan pemerintah menggunakan penelitian deskriptif eksplanatif dengan melihat terlebih dahulu kendala-kendala dalam pengembangan wisata di Sumenep yang kemudian disusul dengan tindakan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, sehingga kemudian lahirlah masterplan smart city sebagai program pemerintah. 

“Adapun Program masterplan ini lanjut Bambang, akan melahirkan inovasi-inovasi penggunaan teknologi guna memudahkan wisatawan untuk mengetahui informasi wisata yang ada di Kabupaten Sumenep, Hal yang menjadi momentum terbesar dari kemudahan globalisasi adalah tingkat mobilitas komunikasi dan transportasi,“ katanya kepada Surabaya Pagi kemarin

Jadi sambungnya, mudahnya komunikasi dan transportasi menjadi kekuatan utama bagi masyarakat kab. Sumenep untuk mengambil keuntungan, salah satunya adalah dengan pemanfaatan pariwisata melalui promosi-promosi yang bertujuan untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. 

Dikatakan Bambang, usaha pemerintah untuk memajukan pariwisata, baik perbaikan infrastruktur maupun akses dan sumber daya manusia di bidang pariwisata. Bersamaan dengan itu tiap tahun pemerintah menargetkan kedatangan wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Bahkan pemerintah Kabupaten Sumenep, menargetkan kedatangan wisatawan mancanegara dinaikkan menjadi 20 juta pada 2020. Namun karena pandemi covid 19 sampai 2021 ini masih terus melakukan promosi.

”Makanya yang dilakukan saat ini adalah menggencarkan promosi wisata yang dilakukan oleh pemerintah ke berbagai daerah di wilayah Indonesia. Setiap provinsi dan kabupaten di Indonesia berlomba-lomba untuk menarik perhatian wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” jelasnya.

Oleh karenanya, sektor pariwisata sepertinya telah membuat magnet yang kuat sebagai sumber alternatif untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) bagi pemerintah daerah. Sehingga kemudian membuat pemerintah daerah gencar melakukan promosi wisata dan perbaikan infrastruktur di sekitar tempat-tempat wisata.

Kabupaten Sumenep, kata Bambang, merupakan salah satu kabupaten yang terletak di daerah ujung paling timur Pulau Madura yang memiliki keanekaragaman budaya dan memiliki aset kekayaan daerah yang potensial dan harus dikembangkan seoptimal mungkin. 

“Makanya di Kabupaten Sumenep memiliki berbagai tempat maupun objek wisata budaya dan sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Dengan adanya potensi – potensi sumber daya kepariwisataan yang ada dan peninggalan sejarah serta kekayaan budaya merupakan potensi yang kuat untuk pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Sumenep.” tuturnya.

Bambang menjelaskan, Untuk mencapai daya guna dan hasil guna pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumenep perlu mempertimbangkan kesesuaian antara rencana pengembangan obyek wisata dengan kemampuan daerah untuk melaksanakannya. “Artinya, di dalam pengembangan pariwisata tidak hanya pemerintah saja yang berkontribusi melainkan berbagai pihak dari sektor lapisan pemerintah hingga masyarakat,” pungkasnya.Ar

Berita Terbaru

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…