Juli 2021, Jawa Timur Siap Gelar PTM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jatim Sebelumnya telah memulai uji coba pembelajaran tatap muka sejak Agustus 2020. SP/DOC SP
Jatim Sebelumnya telah memulai uji coba pembelajaran tatap muka sejak Agustus 2020. SP/DOC SP

i

SURABAYAPAGI,Surabaya -  Tahun baru akan segera datang, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi, menegaskan Jatim siap menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) seperti diagendakan pemerintah pusat pada Juli 2021.

Sebelumnya, Jatim telah memulai uji coba pembelajaran tatap muka sejak Agustus 2020. Menurut Wahid, uji coba itu berjalan lancar.

“Kapasitasnya dari bulan ke bulan kami tingkatkan. Maka pada Juli 2021 kami harap pembelajaran tatap muka di Indonesia, termasuk di Jatim, sudah siap sejak sekarang,” kata Wahid, kemarin.

Tinggal empat daerah di Jatim yang belum menggelar pembelajaran tatap muka. Khususnya untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB. Antara lain Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kota Surabaya, dan Kota Malang.

“Karena bupati/wali kotanya belum mengeluarkan rekomendasi. Syaratnya, harus ada rekomendasi dari bupati/wali kota dan dari satuan tugas penanganan Covid-19 kabupaten/kota,” ujar Wahid.

Aturan PTM di Jatim tetap sama. Yakni memiliki sarana dan prasarana serta SOP protokol kesehatan. Selain itu, pembatasan jumlah siswa di kelas antara 25 sampai 50 persen.

Terkait durasi, pembelajaran tatap muka hanya digelar tiga jam. Artinya, setelah selesai proses belajar mengajar, siswa harus langsung pulang. Nantinya untuk kantin sekolah juga harus ditutup.

Jadi di kelas itu hanya boleh ada 9 sampai 18 siswa.

Sebelum pandemi normalnya ada 36 siswa, tapi selama PTM dyengah pandemi ini hanya boleh 9 sampai 18 siswa. “Dan Guru tidak boleh keliling saat mengajar. Jadi hanya boleh di tempat dan tetap menjaga jarak dengan siswa,” ujar Wahid.na

Berita Terbaru

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…

Bgn Efisiensi Anggaran MBG Rp44 T Wujud Perbaikan Tata Kelola

Bgn Efisiensi Anggaran MBG Rp44 T Wujud Perbaikan Tata Kelola

Jumat, 30 Okt 2026 03:07 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Gizi Nasional (BGN) telah melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp44 triliun selama 100 hari kepemimpinan Kepala BGN Sudaryono sebagai…