Tekuni Bisnis Sabun Cuci Piring di Tengah Hambatan Penyakit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Edi Cahyono saat mengemasi produk sabun cuci miliknya. SP/ SBY
Edi Cahyono saat mengemasi produk sabun cuci miliknya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Edi Cahyono di tengah penyakit penyumbatan kelenjar getah bening yang ia derita tidak menghalanginya untuk terus bekerja untuk mendapatkan penghasilan. Ia tetap berusaha untuk memproduksi sabun cuci piring yang ditekuni satu tahun terakhir ini terus berjalan. Ia memproduksi sabun cuci piring tersebut dalam sebuah botol plastik kosong dengan isi 470 mililiter. Setelah itu ada bundel stiker label produk dan kardus tempat pengemasan.

Selain itu, ia juga memproduksi sabun cuci tangan. Dalam proses pembuatan sabun cuci tangan ini, ia memesan seluruh bahan dari salah satu toko bahan kimia yang ada di Surabaya. Untuk meringankan proses pembuatan, ketika memesan bahan tersebut.

Permintaan akan produknya pun kian waktu semakin naik, namun dengan kondisinya saat ini dirinya belum mampu mencukupi pesanan yang masuk. Padahal, teman-temannya di luar kota seperti Ponorogo, Magetan, Ngawi, dan sebagainya banyak yang memesan puluhan karton sabun ciptaannya. Sehingga kini dirinya hanya mengirimkan pesanan dengan jumlah sebisanya dan semaksimal mungkin.

“Seandainya jika kondisi sehat, produk ini telah banyak beredar ke berbagai kota. Namun karena Allah SWT memberi cobaan seperti ini, saya menerimanya dengan iklas dan hanya mengirim produk dalam jumlah terbatas,” katanya.

Menurutnya, ketika diujicoba, sabun cuci piring buatannya tidak kalah dengan produk serupa yang dibuat pabrikan dengan merek terkenal. Terlihat dari tingkat kebersihan, busa, maupun kelembutan di tangan ketika digunakan mencuci piring hampir sepadan. Apalagi harga jual cukup terjangkau dengan isi yang lebih banyak, yaitu kemasan botol dengan isi 470 mililiter diberi harga jual maksimal Rp 10 ribu.

Sedangkan untuk produk pabrikan tersebut harga jual satu botol sekitar Rp 13 ribu dengan isi dalam kemasan sekitar 400 mililiter. Sehingga dengan perbandingan harga seperti itu, tapi kualitas yang diberikan sama, para IRT cenderug memilih produknya.

Ia berharap dengan pesanan yang terus berdatangan, Edi berniat untuk membuat izin produknya tersebut. Namun ini urung terlaksana dengan keadaan yang tidak bisa berjalan, kendati telah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak tentang perizinan tersebut. Untuk itu, dirinya berharap agar pemerintah mau permudah dirinya untuk mengurus izin, sehingga produknya tersebut bisa dijual di toko-toko besar. Dsy12

 

Berita Terbaru

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah …

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Prabowo Nyatakan Penyesuaian Anggaran Digunakan untuk Bantu Masyarakat Lemah   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wacana potong gaji anggota kabinet dan anggota …

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Polisi Sebut Pelaku Buntuti Korban dengan Tenang Bersepeda Motor   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Polri kini membentuk tim gabungan pengungkapan perkara terkait …

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta M. Fadhil Alfathan Nazwa menduga ada  aktor intelektual di balik penyiraman air keras …

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Iran Tantang Trump Kirim Kapal-kapal perang AS ke Teluk Persia   SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden AS Donald Trump mendesak sekutu untuk mengerahkan …

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Laporan ke Bareskrim Polri, Pria itu Pernah Isi Program "Damai Indonesiaku" di tvOne   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Seorang pendakwah berinisial SAM …