Samuji Pantang Menyerah, Jajakan Tape Singkong Demi Sekolah Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Samuji saat menjajakan tape singkong buatannya. SP/ BLT
Samuji saat menjajakan tape singkong buatannya. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Samuji (60) yang kerap dipanggil kopiah putih itu sudah biasa mengayuh sepedanya hingga menempuh puluhan kilometer setiap hari untuk menjajakan tape singkong buatannya yang hampir mencapai 40 kilogram. Semangat tersebut ia lakoni demi masa depan keluarga yang lebih baik.

"Ya berjualan keliling gini setiap hari. Dari rumah muteri Kota Blitar sampai tapenya habis," tuturnya.

Semangat pantang menyerahnya dalam menjajakan tape singkong memang harus diajungi jempol. Sebab, di balik perjuangannya, ada harapan dan mimpi yang terpendam, yakni bisa menyekolahkan kedua putrinya setinggi mungkin. Sebab, dirinya tidak ingin anak-anaknya harus berhenti sekolah hanya gara-gara kesulitan biaya.

“Alhamdulillah dua anak saya sudah lulus kuliah dan telah sarjana. Meskipun hanya berjualan tape, ternyata bisa menjadikan anak-anak saya sarjana,” beber ayah empat anak ini.

Dalam menjajakan tape singkong buatannya itu, Samuji biasa menggunakan kaos putih sederhana dan celana panjang berwarna merah. Dia juga menggunakan capil (topi petani dari bambu) untuk menghalau teriknya panas matahari. Tak lupa masker untuk menaati protokol kesehatan (prokes).

Dibalik semangat dan pengorbanan Samuji, kala itu, dirinya harus mengubur mimpi untuk mengenyam bangku sekolah karena tak ada biaya. Setelah tak tamat di bangku SD, dia harus membantu ayahnya berkerja membuat dan menjual tape singkong.

"Dari dulu sudah bikin tape, ikut belajar kerja sama bapak. Setelah menikah ya masih jualan, sampai sekarang sama istri di rumah," bebernya.

Meski memiliki sepeda motor, Samuji mengaku belum terlalu lancar mengendarai sepeda motor sehingga tetap memilih dengan sepeda tua kesayangannya. "Sudah terbiasa naik sepeda, ya lebih nyaman saja. Masih takut kalau harus naik motor. Apalagi kalau jalannya rame dan harus bawa keranjang," akunya.

Samuji mengaku, meski tak ada anak - anaknya yang mengikuti jejaknya dalam membuat tape singkong, dia sangat bersyukur bisa mengantarkan putra-putrinya untuk mendapatkan pendidikan yang layak. "Walaupun saya ndak lulus sekolah, saya bertekad anak-anak saya harus sekolah yang tinggi dan dapat pekerjaan yang lebih baik dari saya," ungkapnya. Dsy19

 

Berita Terbaru

IJTI Pantura Raya Dorong Pelajar Pahami Peran Jurnalis dengan Karya Jurnalistiknya di Era Digitalisasi

IJTI Pantura Raya Dorong Pelajar Pahami Peran Jurnalis dengan Karya Jurnalistiknya di Era Digitalisasi

Kamis, 20 Agu 2026 17:54 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 17:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Di era keterbukaan apalagi digitalisasi yang kian berkembang pesat, pelajar didorong untuk bisa memahami peran jurnalis dalam…

PLN UIT JBM Perkuat Kemitraan dengan Pelanggan KTT melalui Customer Gathering 2026

PLN UIT JBM Perkuat Kemitraan dengan Pelanggan KTT melalui Customer Gathering 2026

Kamis, 20 Agu 2026 17:27 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 17:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan k…

Wisnu Wardhana Kembalikan Formulir Calon Ketua Demokrat Jatim, Siap Menang di Pemilu 2029

Wisnu Wardhana Kembalikan Formulir Calon Ketua Demokrat Jatim, Siap Menang di Pemilu 2029

Kamis, 20 Agu 2026 16:02 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 16:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Musyawarah Daerah ke VII Partai Demokrat Jawa Timur berpeluang diikuti dua kandidat Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2…

HONOR Bidik Pasar Smartphone Jawa, Surabaya Jadi Titik Awal Ekspansi Ritel

HONOR Bidik Pasar Smartphone Jawa, Surabaya Jadi Titik Awal Ekspansi Ritel

Kamis, 20 Agu 2026 15:33 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 15:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan pasar smartphone di Indonesia semakin mendorong produsen memperkuat penetrasi di wilayah dengan basis konsumen dan a…

Lindungi Generasi Muda, Dinkes Banyuwangi Perkuat Pencegahan Dini Narkoba

Lindungi Generasi Muda, Dinkes Banyuwangi Perkuat Pencegahan Dini Narkoba

Kamis, 20 Agu 2026 14:15 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna melindungi generasi muda dari ancaman kerusakan saraf otak dan gangguan kesehatan mental, Dinas Kesehatan (Dinkes)…

Jelang Maulid Nabi, Endhog-endhogan Jadi Tradisi Khas Budaya Banyuwangi

Jelang Maulid Nabi, Endhog-endhogan Jadi Tradisi Khas Budaya Banyuwangi

Kamis, 20 Agu 2026 14:13 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tradisi endhog-endhogan menjadi salah satu warisan budaya Banyuwangi yang masih…