Kena Tonjok Alat Vital, Pencuri Kabur Lawan Nenek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolsek Wonocolo Kompol Misdawati saat gelar perkara di Mapolsek Wonocolo, Surabaya, Jumat (9/4/2021). SP/Mahbub Fikri
Kapolsek Wonocolo Kompol Misdawati saat gelar perkara di Mapolsek Wonocolo, Surabaya, Jumat (9/4/2021). SP/Mahbub Fikri

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Arif Sugiono (40) warga Margorejo, Wonocolo Surabaya nekat memasuki rumah tetangganya sendiri melalui jendela rumah milik Mujas Sjaroh (60), Senin (29/3) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kejadian itu membuat Mujas terbangun dan kaget ketika mendengar suara yang mencurigakan di kediamannya.

Karena curiga, sang nenek ini pun langsung memeriksa dan mencari sumber suara. Namun betapa mengejutkan, tampak sosok lelaki berperawakan sedang kurus berdiri di sekitar dapur. Namun tanpa menunggu lama, lelaki yang sudah membawa pisau dapur ini pun mendekatinya. Tampak ketakutan, pelaku pun menyekap sang nenek dan memukulnya bertubi-tubi.

“Nah karena sang nenek ini tak bisa melawan, kemudian korban nenek ini pun menerkam kemaluan pelaku. Mungkin linu dan kesakitan, pelaku pun langsung menghentikan pukulan dan sekapannya,” jelas Kapolsek Wonocolo Kompol Misdawati saat gelar perkara di Mapolsek Wonocolo, Surabaya, Jumat (9/4/2021).

Dari kejadian tersebut membuat Sugiono lari setelah mendapat pukulan telak di alat kelaminnya.

Usai lari, korban yang sempat ketakutan ini pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Wonocolo. Petugas yang menerima laporan ini pun melanjutkan pemeriksaan dan didapatilah kecurigaan ke pelaku Arif Sugiono ini. Menurut korban, perawakan, suara dan gelagatnya mirip pekerja yang pernah memperbaiki rumah korban.

Tak hanya itu, pelaku ternyata juga masih bertetangga bersama korban. Sampai akhirnya petugas melakukan penyelidikan dan pengintaian ke pelaku. 

"Benar, ternyata AS ini kuat menjadi terduga tersangka karena didapati membawa ponsel pintar milik korban Redmi Note 4," ujarnya.

Sementara itu menurut pengakuan pelaku yang diamankan, ia hendak beribadah, namun karena melihat jendela rumah terbuka terbesit dalam hatinya untuk mencuri. Usai melihat jendela ia pun langsung naik pagar dan masuk ke rumah melalui jendela. Kemudian ia mencari barang berharga yang bisa ia bawa. Sampai akhirnya pelaku melihat ponsel dan uang Rp 500 ribu.

Pelaku juga mengaku sudah pernah melakukan aksi pencurian yang sama dan masuk penjara selama 18 bulan di wilayah hukum Polsek Waru, Sidoarjo.

"Lihat jendela lalu saya masuk dan mengambil barang. Tapi keburu ketahuan sama pemilik rumah. Ya saya pukul dan saya ancam pakai pisau yang saya ambil dari dapur,” akunya.

Karena perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. fm

Berita Terbaru

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Panggung seni kembali semarak di Taman Bahari Majapahit (TBM). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Ke…

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …