Dampak Pandemi, Darmo Banting Setir dari MC ke Bisnis Rak Anyaman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dian Kurniawan menata rak multifungsi hasil karyanya. SP/ TLG
Dian Kurniawan menata rak multifungsi hasil karyanya. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Hantaman pandemi Covid-19 membuat Dian Kurniawan yang dulunya berprofesi sebagai MC atau pranatacara manten selama 9 tahun harus terhenti, sebulan dua bulan dia bersama rekan-rekan sesama pegiat di bidang event masih mampu bertahan. Namun tidak waktu yang lebih lama. Karenanya kini Dian pun banting setir menjadi produsen rak anyaman serbaguna untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.

Dian Kurniawan yang memiliki nama panggung Darmo ini dalam membuat anyaman tersebut, Darmo mencari referensi perajin yang hasil karyanya berkualitas bagus. Dengan demikian, dia dapat turut membantu sesama perajin yang juga terdampak Covid-19. “Saya ambil wadah-wadah anyaman ini langsung dari perajin, kemudian saya modifikasi dengan besi dan jadi rak. Saya harap upaya ini juga dapat membantu sesama teman-teman UMKM yang berjuang untuk bertahan,” urainya.

Selain memberdayakan para perajin anyaman, Darmo juga mengajak tetangga sekitar untuk turut membantunya dalam proses produksi rak. Selain dapat membuka lapangan pekerjaan baru, juga dapat membantunya dalam proses produksi. Terlebih ketika mendapatkan pesanan dalam jumlah besar. “Terutama untuk proses pengelasan besi dan packing barang, saya mengajak tetangga sekitar supaya mereka sama-sama memiliki kesibukan,” imbuhnya.

Di tengah eksis bisnisnya ini harus terkendala oleh musim hujan karena membuat kelembapan udara meningkat dibandingkan sebelumnya. Hal ini tentu berdampak pada kualitas anyaman yang dihasilkan oleh perajin. Bambu yang digunakan untuk bahan dasar cenderung mudah berjamur. Sehingga perajin memilih untuk mengurangi produksi agar tidak berjamur.

Tak hanya itu, melalui medsos pula dia memasarkan aneka produk rak serbaguna miliknya. Tak ayal, pesanan yang datang dari Samarinda, Pontianak, hingga Bali.

Kini, melihat sektor hiburan yang mulai bergeliat, guru kelas IV ini mengaku ingin tetap menjalankan bisnis rak miliknya. Bahkan, dia telah terpikir membuat desain-desain baru untuk produksi ke depannya.

“Untuk meninggalkan dunia hiburan jelas tidak mungkin. Namun untuk menghentikan yang sudah saya mulai di bisnis anyaman juga tidak. Jadi saya ingin coba jalankan keduanya. Saya juga sudah siapkan beberapa desain baru untuk produksi selanjutnya,” tandasnya. Dsy8

 

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…