Sudah Bayar Rp 457 Juta, Tak Dibangun, Konsumen The Frontage Lapor Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Konsumen apartemen frontage usai membuat laporan polisi di SPKT Polda Jatim Selasa (13/4/2021)
Konsumen apartemen frontage usai membuat laporan polisi di SPKT Polda Jatim Selasa (13/4/2021)

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Hampir tiga tahun menunggu tak terlihat pengerjaan pembangunan apartemen The Frontage di jalan Ahmad Yani, membuat konsumen resah. Akhirnya, Desiana Jumali,44, warga Rungkut Mapan Barat, melaporkan Kristianto ke polisi kemarin (13/4/2021).

Laporannya terkait dugaan penipuan dan atau penggelapan. Usai melapor, wanita 44 tahun menjelaskan dirinya mengalami kerugian mencapai Rp 457 juta. Uang itu disetorkannya ke rekening PT Trikarya Graha Utama (TGU) selaku pengembang apartemen. “Kristanto adalah direktur TGU waktu itu,” katanya setelah membuat laporan di Gedung SPKT Polda Jatim.

Desiana membeli apartemen itu pada 2014 sekitar bulan Agustus, dengan sistem cicilan. Dia dijanjikan serah terima kunci dalam kurun waktu 48 bulan setelah memberikan uang muka. Masih kata Desiana, dia merasakan kejanggalan seiring berjalannya waktu. Sebab, pembangunan apartemen tidak menunjukkan progres sama sekali. Kemudian, dirinya lantas memutuskan menghentikan cicilan.

“Fisik bangunan tidak ada ya tidak saya teruskan setoran,” jelasnya. Desiana selanjutnya berusaha menagih uang yang pernah disetorkannya ke PT TGU. Dia melakukannya karena menganggap pengembang tidak punya itikad membangun. “Ditagih selalu berkelit,” sebutnya.

Bahkan, kata dia, TGU mendadak merombak struktur jabatannya. Kristiano tidak lagi menjadi direktur. Jabatannya digantikan oleh orang lain. “Di TGU sekarang, terlapor tidak punya jabatan,”papar Desiana.

Lebih lanjut, dia menerangkan, upaya menagih uang tetap terus dilakukan setelah terlapor tidak menjadi direktur. Dirinya terus mencoba melakukan komunikasi dengan Kristanto.

Dia terakhir kali mendatangi kantor PT TGU Juni 2020. Desiana saat itu, dirinya dijanjikan uangnya akan dikembalikan. Namun, tanggal pengembalian tidak dipastikan.“Habis sudah kesabaran saya, sampai sekarang tidak ada pengembalian itu. Makanya saya lapor polisi,” paparnya.

Dimas Yemahura Alfarauq, pengacaranya, menambahkan, kasus apartemen itu sudah sangat berlarut-larut. Dia berharap perkaranya mendapat atensi dari Kapolda Jatim. “Laporan terkait perkara apartemen ini bukan yang pertama,” jelasnya.

Dimas menuturkan, laporan ini untuk kaki kedua di Polda Jatim. Dan sekarang pelapor berbeda. Ternyata, laporan ini menjadi atensi Kapolda Jatim. "Saya berterima kasih kepada Kapolda,"terangnya.

Harapan kami, kata Dimas agar kasus ini ditangani sungguh sungguh oleh penyidik Polda Jatim, karena kurang lebih 200 konsumen menjadi korban penipuan dan penggelapan dan rata rata mereka semua itu hampir lunas pembayaran pembelian apartemen.

"Insyaallah Rabu (14/4/2021) korban yang telah membuat laporan akan dimintai keterangan,"ujarnya dihubungi lewat handphone. Sedangkan Kristanto yang menjadi terlapor belum memberikan tanggapan terkait dirinya dilaporkan ke Polda.nt

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…