Samirin Eksis Ciptakan Properti Pentas Seni Jaranan di Masa Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Samirin saat mengecet properti kuda lumping buatannya. SP/ TLG
Samirin saat mengecet properti kuda lumping buatannya. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kecintaannya terhadap seni budaya yang tinggi tak membuat Samirin pantang menyerah untuk terus menciptakan properti pentas seni jaranan di tengah pandemi Covid-19. Bahkan rumah Samirin dipenuhi berbagai anyaman berbentuk kuda. Hal tersebut menandakan ciri khas rumah Samirin yang memang berprofesi sebagai pengrajin kuda lumping, properti dari pentas seni jaranan.

Semenjak pandemi Covid-19, usahanya juga ikut terdampak. Bahkan hampir mati suri. Hal ini menyusul regulasi pemerintah yang tidak memperbolehkan adanya pertunjukkan seni dalam upaya memutus sebaran Covid-19. “Lumayan. Bahkan dua bulan belum tentu laku sama sekali. Mengingat tidak ada pertunjukan,” jelas pria yang sebelumnya berprofesi sebagai sopir ini.

Padahal normalnya, dia bisa menjual dua set dalam satu bulan. Satu setnya berisi 6 kuda lumping. Tingginya permintaan ini, karena banyak masyarakat yang suka dengan pertunjukan seni jaranan itu. “Meski demikian, saya tetap bertahan. Itu karena saya suka dengan seni dan ingin melestarikan budaya ini,” tuturnya.

Samirin memiliki tempat khusus untuk menciptakan properti pentas seni jaranan yang biasanya ia sebut dengan bengkel. Namun, bukan bengkel otomotif, melainkan bengkel tempatnya bekerja membuat kerajinan kuda lumping.

Ada berbagai model kuda lumping buatannya. Di antaranya Pegon, Senterewe, Kedirian, dan Jawa yang memiliki ukuran cukup besar seperti ukuran kuda aslinya. “Yang tersedia di sini hanya stok apabila ada teman-teman seniman yang membutuhkan cepat,” terangnya.

Samirin cukup bangga dengan karyanya. Bahkan pemasarannya sudah tembus hingga luar Jawa. Seperti Kalimantan, Riau dan kota/kabupaten di Jawa Timur. Rata-rata pemesan merupakan sesama seniman. “Belum merambah ke online. Masih gethok tular dari seniman-seniman gitu. Karena pengrajinnya hanya saya sendiri, terkadang dibantu anggota saya untuk nge cat,” jelasnya.

Dia berharap stok tersebut segera habis sehingga dapat mengembalikan pendapatannya yang sempat tertunda setelah pemerintah memberikan relaksasi dengan memperbolehkan digelarnya seni pertunjukan. “Kami berharap pandemi segera mereda dan pemerintah mau memperhatikan kami sebagai seniman agar seni tradisi ini tidak punah,” tandasnya. Dsy19

Berita Terbaru

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Dosen Hukum Korporasi Pertanyakan Dasar Hukum Perubahan Kebijakan CSR untuk STIKES BHM

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Dosen Hukum Korporasi Universitas Merdeka Madiun, Angga Pramodya Pradhana, mempertanyakan dasar hukum perubahan kebijakan Pemkot…

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Atasi Kekeringan, Pemkab Lamongan Salurkan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Mengatasi dampak musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan 25 ribu liter air bersih kepada masyarakat, Selasa (28/7)…

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Hebat!, Kota Mojokerto Raih Empat Penghargaan HARGANAS Ke-33

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Inovasi, komitmen, dan keberhasilan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjalankan berbagai program pembangunan keluarga membuahkan a…

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

DPR RI Apresiasi Kampung Batik Ceria Surabaya, Jadi Contoh Edukasi Anak Tanpa Gadget

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pagi itu, suasana di Jalan Sumber Mulyo IV, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya, terasa berbeda. Di antara deretan rumah w…

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Taman Cak Durasim Jadi Pusat Kreasi, BHS Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Jatim

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Komisi VII, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Taman Budaya Cak Durasim Surabaya, Rabu (29/7/2026). Dalam k…

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Ribuan Peserta KKN UMM Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

Rabu, 29 Jul 2026 16:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan kepada 1.258 mahasiswa peserta program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas …