Menengok Layanan Ramadan di RS Lapangan Indrapura

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pendistribusian Al Quran dan peralatan shalat bagi pasien covid-19 di RSLI. SP/DOC RSLI
Pendistribusian Al Quran dan peralatan shalat bagi pasien covid-19 di RSLI. SP/DOC RSLI

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Pagi itu, dikala yang lain bersiap dengan menu buka puasa, para relawan di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) justru sibuk mencari Alat Pelindung Diri (APD). 

Tak tanggung-tanggung, APD yang digunakan adalah APD level-3 dengan masker N95 dan kacamata goggles di wajah. Dengan sabar, para relawan ini mengunjungi satu per satu ruangan pasien covid-19 yang bisa dikata zona merah di RSLI. 

Bukan tanpa sebab, kunjungi para relawan yang didampingi oleh Achmad Nanda Renaldi adalah untuk memberikan peralatan shalat dan Alquran kepada para pasien.

"Dengan support ini semangat beribadah dan hubungan transendental pasien kepada Tuhan akan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan semangat hidup sehat, yang pada akhirnya berdampak positif bagi peningkatan imunitas pada diri pasien covid-19 RSLI," kata Renaldi, Rabu (14/04/2021).

Usai memberikan peralatan shalat dan Alquran, relawan pun kembali mengecek kesiapan musholla RSLI untuk penyelenggaraan shalat tarawih dan kegiatan ibadah lainnya. 

Untuk kegiatan shalat fardhu dan shalat tarawih bisa dilakukan oleh para pasien RSLI secara berjamaah di mushola yang berada di dalam zona merah  RSLI. Di dalam musholla juga disediakan sejumlah Alquran yang diperuntukkan bagi para pasien yang ingin tadarus selama mengisi waktu isolasi dan penyembuhan di RSLI. 

Sementara untuk para relawan dan nakes, shalat fardhu dan shalat tarawih dilakukan di zona hijau RSLI yakni di Masjid As-Syifa yang merupakan satu bangunan yang menjadi bagian dari kompleks RSLI. Dulunya bangunan ini merupakan RS Khusus Kulit dan Kelamin yang kemudian dialihfungsikan menjadi Museum Kesehatan. 

Kendati telah disediakan peralatan shalat, para pasien covid-19 selalu diasumsikan tidak puasa karena masih dalam kondisi sakit. Oleh karenanya, jadwal distribusi makanan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Untuk makan pagi, pasien akan dilayani sekitar pukul 05.00 WIB. Sementara untuk jadwal makan siang adalah pada pukul 12.00 WIB dan sore/malam pada pukul 17.00 WIB. 

Adapun tujuan pendistribusian makan tersebut adalah untuk menjaga gizi dari para pasien. Menurut bagian gizi RSLI, Akhmad Bima Nugraha, Amd.Gz, pihaknya menyiapkan asupan gizi sesuai dengan perhitungan akg, yakni lebih dari 1800 kalori bagi pasien, ditambah dengan snack, susu, sari buah dan probiotik. 

"Sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan pasien selama di RSLI. Penjadwalan tetap seperti biasa, yakni pagi, siang dan sore atau malam hari. Untuk nakes dan pasien yang memilih berpuasa, jadwal pagi kami geser sedikit waktu distribusinya, yaitu menjadi pukul 03.00 WIB hingga 03.30 WIB, yang lainnya tetap," katanya

Sebagai informasi, hingga saat ini kurang lebih telah ada sekitar 7.156 pasien covid-19 yang dirawat di RSLI. Dari 7.156 tersebut, 6.863 orang dinyatakan sembuh sementara sisanya masih dalam perawatan. Untuk angka kematian sendiri, selama 10 bulan beroperasi   adalah sebanyak 1 orang. sem

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…