Berakhir di Balik Jeruji — Tersangka Dugaan Pungli ESDM Jatim Oni Setiawan Meninggal Usai Alami Serangan Jantung

author Budi Mulyono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA0AGI.com, Surabaya — Kabar duka datang dari penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur.

 

Salah satu tersangka dalam perkara tersebut, Kepala Bidang Pertambangan Dinas ESDM Jawa Timur, Oni Setiawan, meninggal dunia pada Jumat sore, 18 September 2026.

 

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya Yogi Aryanto membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan Oni meninggal sekitar pukul 17.00 WIB setelah sebelumnya mengalami kondisi darurat kesehatan saat berada di Rumah Tahanan (Rutan) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

 

“Iya mas meninggal dunia tadi sore sekitar jam 17.00 WIB,” kata Yogi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat, 18 September 2026.

 

Oni Sempat Mengalami Serangan Jantung di Rutan

 

Menurut Yogi, kondisi Oni sempat memburuk ketika berada di Rutan Kejati Jatim. Ia kemudian segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

 

“Sebelum meninggal dunia, almarhum dibawa dari Rutan Kejati dibawa ke RSI buat segera dilakukan pertolongan lebih lanjut,” ujarnya.

 

Meski telah mendapatkan penanganan medis, nyawa Oni Setiawan tidak tertolong. Ia akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Jumat sore.

 

Kabar tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam perkara dugaan pungli yang sebelumnya tengah ditangani aparat penegak hukum di Jawa Timur.

 

Oni Tersangka Kasus Dugaan Pungli Perizinan ESDM

 

Oni Setiawan merupakan salah satu tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pungutan liar di lingkungan Dinas ESDM Jawa Timur.

 

Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan pungutan uang terhadap pemohon layanan perizinan di lingkungan Dinas ESDM Jawa Timur.

 

Pungutan itu diduga berkaitan dengan proses pengurusan maupun perpanjangan perizinan, termasuk izin usaha pada sektor pertambangan dan air tanah.

 

Dalam perkara ini, penyidik sebelumnya juga menetapkan sejumlah pejabat lain sebagai tersangka.

 

Mereka adalah Aris Mukiyono selaku Kepala Dinas ESDM Jawa Timur, Hermawan selaku Ketua Tim Kerja Pengusahaan Air Tanah, serta Ertika Dinawati selaku Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas ESDM Jawa Timur.

 

Perkara Berawal dari Dugaan Pungutan kepada Pemohon Izin

 

Kasus tersebut menjadi perhatian karena dugaan pungutan disebut berkaitan dengan layanan perizinan yang seharusnya diberikan melalui mekanisme administrasi pemerintahan.

 

Penyidik menduga terdapat permintaan sejumlah uang kepada pemohon dengan dalih untuk mempercepat proses perpanjangan izin maupun pengurusan izin usaha baru.

 

Namun, seluruh dugaan tersebut tetap harus dibuktikan melalui proses hukum terhadap pihak-pihak yang masih menjalani perkara.

 

Proses Hukum Oni Berakhir karena Meninggal Dunia

 

Meninggalnya Oni Setiawan membawa konsekuensi tersendiri terhadap proses hukum yang sebelumnya berjalan terhadap dirinya.

 

Secara hukum, proses pidana terhadap tersangka yang meninggal dunia tidak dapat diteruskan terhadap orang tersebut. Dengan demikian, perkara terhadap Oni berakhir karena yang bersangkutan telah meninggal dunia.

 

Kondisi tersebut berbeda dengan perkara yang melibatkan tersangka lainnya. Penanganan terhadap Aris Mukiyono, Hermawan, dan Ertika Dinawati tetap dapat berjalan sesuai dengan kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku.

 

Dengan demikian, meninggalnya salah satu tersangka tidak serta-merta menghentikan keseluruhan penanganan perkara dugaan pungli di lingkungan Dinas ESDM Jawa Timur.

 

Penyidik masih memiliki kewenangan untuk melanjutkan proses hukum terhadap pihak lain yang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk mengungkap rangkaian peristiwa dan dugaan perbuatan yang menjadi dasar perkara tersebut.

 

Kabar meninggalnya Oni Setiawan sekaligus menutup perjalanan proses hukum terhadap dirinya, sementara perkara dugaan pungli yang menyeret sejumlah pejabat Dinas ESDM Jawa Timur masih menjadi perhatian dalam proses penegakan hukum. bd

Tag :

Berita Terbaru

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…