Penyandang Disabilitas di Tulungagung Mulai Divaksin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Salah satu penyandang disabilitas di Tulungagung tengah mendapat vaksin covid-19.
Salah satu penyandang disabilitas di Tulungagung tengah mendapat vaksin covid-19.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Mengejar target vaksinasi yang diharapkan bisa rampung pada akhir 2021, vaksinasi di sejumlah wilayah dikebut. Di kabupaten Tulungagung sendiri, vaksinasi kini telah menyasar penyandang disabilitas.

Vaksinasi pada penyandang disabilitas sendiri dilakukan di RS Prima Medika Tulungagung, Rabu (14/4).

Ketua Persatuan Cacat Tubuh (Percatu) Tulungagung, Didik Prayitno mengaku bersyukur dengan adanya vaksinasi untuk penyandang disabilitas ini. Didik mengaku, belum semua penyandang disabilitas di Tulungagung bisa mengikuti vaksinasi kali ini.

Namun ada juga sebagian yang sudah mendapatkan dua kali suntikan vaksin, sebab yang bersangkutan berprofesi sebagai pedangan pasar. “Sebagian memang sudah ada yang divaksin karena kan pedagang pasar, sudah dua kali malahan,” jelasnya.

Kasi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Setiaji mengatakan, sesuai dengan data yang dimilikinya, ada 100 penyandang disabilitas yang dijadwalkan menerima vaksin. Jumlah tersebut hanya 20 persen dari total jumlah disabilitas yang ada di Tulungagung.

“Dari 500 itu yang menyatakan siap hadir hanya 100 orang,” ujarnya.

Dikatakan Setiaji, ratusan penyandang disabilitas lainnya telah menyatakan tidak bersedia mengikuti vaksinasi. Mereka ada yang beralasan takut dengan jarum suntik.

“Karena memang ada yang kondisinya itu sudah ndak bisa mandiri, sehingga tidak memungkinkan ke rumah sakit untuk disuntik,” jelasnya.

Setiaji mengatakan, akan mengupayakan jemput bola dalam proses vaksinasi terhadap penyandang disabilitas yang tak bisa keluar rumah. Pihaknya mengaku berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan itu membicarakan rencana tersebut.

“Jika ndak ada perubahan, pemberian vaksin tahap keduanya kemungkinan setelah lebaran,” tuturnya.

 

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…