Mahasiswa Undika buat Film Pendek Edukasi Bahasa Isyarat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu cuplikan film pendek edukasi karya salah seorang mahasiswa Undika. SP/Patrik Cahyo
Salah satu cuplikan film pendek edukasi karya salah seorang mahasiswa Undika. SP/Patrik Cahyo

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mahasiswa Laurensius Adriel Igo, Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) membuat film pendek tentang cara menghargai tunarungu. Pembuatan film ini sebagai syarat tugas akhirnya selama kuliah tujuh semester jurusan DIV Produksi Film dan Televisi (Profiti).

“Film saya berjudul "Isyaratku" untuk tunarungu. Tujuan saya membuat film ini untuk memperkenalkan bagaimana  Belajar Bahasa Isyarat Kepada seluruh masyarakat,”katanya.

Ia menyampaikan melalui film animasi pendek yang dibuat ini masyarakat lebih peduli dan mengerti latar belakang tunarungu. Akan lebih baik banyak orang yang memahami juga bisa bahasa isyarat agar bisa membantu dan dengan mudah interaksi dengan penyandang tunarungu.

Riel sapaannya menjelaskan membutuhkan waktu kurang lebih dua bulan untuk membuat film animasi pendek ini. Mulanya ide pembuatan tentang belajar Bahasa Isyarat yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berusaha bagaimana caranya membuat modeling 3D, sampai pada akhirnya kurang lebih selama selama 2 bulan saya mengerjakan nya dengan semua proses yang saya lewati seperti saat proses pembuatan naskah, modeling, dan editing,”ungkapnya.

Riel menyampaikan sempat mengalami kesulitan dalam membuat film animasi ini, yakni pengaplikasian software Blender 3D. Namun kendala tersebut bisa diatasi dengan bimbingan dosen-dosen pembimbing dan juga teman-temannya.

Disamping itu, Wakil Dekan Fakultas Teknologi dan Informatika Undika, Karsam, M.A., Ph.D menyampaikan Riel ini merupakan mahasiswa luar biasa yang tunarungu dan tunawicara. Mahasiswa tersebut memiliki motivasi yang kuat dalam belajar di lingkungan kelas yang berbeda dengannya.

“Dia tekun dan punya daya juang yang luar biasa. Bahkan dia juga lulus dalam waktu 3,5 tahun,” kata Karsam yang juga dosen pembimbing tugas akhir Riel.

Ia menjelaskan bahwa Riel memilih memproduksi film animasi berdurasi 5 menit 37 detik ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat umum agar belajar bahasa isyarat. Dengan tercapainya tujuan tersebut, masyarakat penyandang ABK nanti bisa leluasa, merasa nyaman dan aman saat berinteraksi di lingkungan luar. 

Selain itu, dengan menonton film yang diproduksi Riel, masyarakat diharapkan dapat memiliki rasa empati dan toleransi pada masyarakat yang memiliki kekurangan, khususnya ABK.

Menurut Karsam, karya film animasi Riel terbilang menarik dan cukup bagus. Dengan keterbatasan mahasiswa tersebut ia berhasil menyelesaikan tugas akhirnya yang mengandung pesan penting untuk masyarakat umum.

“Riel bisa membuat naskah sendiri, produksi dan melakukan editing sendiri,” kata dosen di kampus yang dulu bernama STIKOM Surabaya ini.

Film ini berjudul Isyaratku dengan cerita seorang siswa dan siswi sedang mengikuti kegiatan belajar. Dalam ceritanya, siswi yang bernama Maria penyandang tunarungu dan tunawicara. Hal tersebut membuat Moris untuk belajar bahasa isyarat agar bisa berkomunikasi dengan Maria. Pat

Berita Terbaru

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di hari pertama penerapan  work from home (WFH) pada Jumat (10/04/2026), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan tetap …

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Trenggalek dengan tegas menyatakan bahwa seluruh Satuan Pelayanan…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akhirnya Satreskrim berhasil bekuk pria berusia 50 tahun yang di duga pengedar uang palsu. Ditangkapnya seorang Pria setengah baya…