Bisnis Penangkaran Burung Puter Hingga Tembus Ratusan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dhimas sedang memeriksa puter pelung di kandangnya. SP/ BLT
Dhimas sedang memeriksa puter pelung di kandangnya. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Burung puter sering kali dimanfaatkan dalam proses penetasan telur burung anggungan lain. Kini, setelah mutasi genetik burung tersebut jadi buruan. Beberapa burung puter yang mengalami kelainan genetik atau mutasi pada suara yang cenderung lebih panjang. Karena hal tersebut, para penggemar mulai berburu karakter baru burung puter ini. 

Karena peluang tersebut Dhimas Nugroho mulai ikut mengembangbiakan penangkaran burung puter tersebut sejak 2016 lalu. Hanya saja, suara panjang dan sedikit “menyeramkan” ini kadang memicu perhatian warga sekitar.

Terlebih burung ini bisa manggung setiap saat. “Dulu awal-awal tetangga bilang terkadang saat malam ada yang nangis. Ya kami jelaskan itu suara puter pelung. Suaranya memang panjang seperti itu,” jelasnya.

Peminat puter pelung saat ini lumayan tinggi. Hal ini diketahui dari banyaknya permintaan anakan puter. Bahkan, di penangkaran milik Dhimas ini ada belasan orang yang sudah antre untuk mendapatkan beberapa indukan miliknya. “Jadi meski ada banyak indukan, saya ini sudah tidak punya anakan puter pelung karena yang inden sudah banyak,” keluhnya.

Penghobi puter pelung berbeda dengan burung lain. Menurut Dhimas, orientasinya tidak hanya sekadar profit. Tapi karena masih tergolong baru, ada jalinan kekeluargaan yang sangat erat di antara para pencinta puter pelung. “Jadi, tidak hanya beli putus, dari puter pelung ini saya punya banyak saudara,” akunya.

Saat ini tak kurang dari 300 ekor puter pelung yang ada di kandang milik Dhimas. Setiap bulan dia harus mengeluarkan beberapa karung pakan. Mulai dari milet, beras merah, beras jagung, ataupun voer. Minimal Rp 500 ribu per bulan harus dia keluarkan untuk kebutuhan pakan ini.

Namun, nilai itu jauh lebih kecil ketimbang pendapatan yang diperolehnya dari menjual anakan puter pelung. Paling sedikit lima pasang puter pelung terjual setiap bulan.  Harga paling murah 250 ribu per ekor. “Ya, tinggal dihitung Rp 250 ribu itu istilahnya burung terasan. Jadi untuk peliharaan bukan untuk lomba. Kalau yang lomba harganya lebih mahal,” beber Dhimas.

Tidak hanya ratusan ribu, harga anakan puter pelung yang memiliki kualitas bagus bisa mencapai belasan juta. Bahkan, konon rekor nilai tertinggi puter kini sekitar Rp 250 juta. “Saya punya beberapa. Kemarin ditawar Rp 15 juta, tapi belum saya lepas,” akunya lantas terkekeh. Dsy11

Berita Terbaru

Karantina Banyuwangi Perketat Pemeriksaan Dokumen Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Karantina Banyuwangi Perketat Pemeriksaan Dokumen Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Rabu, 06 Mei 2026 12:14 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 12:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Mengantisipasi penyakit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang masuk di wilayah Kabupaten Banyuwangi, kini Balai Karantina Hewan,…

Playground Alun-alun Malang Sudah Rusak, Padahal Baru Direvitalisasi Rp5 Miliar

Playground Alun-alun Malang Sudah Rusak, Padahal Baru Direvitalisasi Rp5 Miliar

Rabu, 06 Mei 2026 11:49 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Baru-baru ini, progres revitalisasi playground di Alun-alun Merdeka Malang mendadak jadi sorotan dan menuai kritik netizen hingga…

Resmi Pimpin DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat 

Resmi Pimpin DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri Komitmen Perjuangkan Aspirasi Rakyat 

Rabu, 06 Mei 2026 11:48 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 11:48 WIB

Surabaya Pagi – Kekosongan Ketua DPRD Kota Surabaya akhirnya terisi. Tongkat estafet kepemimpinan DPRD Kota Surabaya resmi berganti. Yang sebelumnya dijabat a…

Cegah Kemarau Panjang, Pemkab Probolinggo Dukung Pengairan di Sektor Pertanian

Cegah Kemarau Panjang, Pemkab Probolinggo Dukung Pengairan di Sektor Pertanian

Rabu, 06 Mei 2026 11:41 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Mengantisipasi peralihan musim kemarau panjang dan ekstrem, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo berkomitmen…

Gandeng Inspektorat dan DPRD, Dinas Dikpora Magetan Tegas Awasi SPMB 2026

Gandeng Inspektorat dan DPRD, Dinas Dikpora Magetan Tegas Awasi SPMB 2026

Rabu, 06 Mei 2026 11:33 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mengawasi tahapan pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 berjalan sesuai ketentuan aturan…

Dipicu Kenaikan Harga Ayam Ras, Kota Madiun Alami Deflasi per April 2026 Sebesar 0,02 Persen

Dipicu Kenaikan Harga Ayam Ras, Kota Madiun Alami Deflasi per April 2026 Sebesar 0,02 Persen

Rabu, 06 Mei 2026 11:23 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 11:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, Jawa Timur mencatat daerah itu mengalami deflasi secara bulanan pada April…