Penembakan Massal di FedEx AS Tewaskan 8 Orang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi dan warga berkerumun di sekitar lokasi penembakan yang menewaskan 8 orang di gudang FedEx dekat bandara internasional Indianapolis, AS, Kamis malam waktu setempat.SP/Wish TV
Polisi dan warga berkerumun di sekitar lokasi penembakan yang menewaskan 8 orang di gudang FedEx dekat bandara internasional Indianapolis, AS, Kamis malam waktu setempat.SP/Wish TV

i

SURABAYAPAGI, Indianapolis – Penembakan massal kembali terjadi di Amerika Serikat (AS), kali ini polisi melaporkan ada delapan orang tewas dan banyak korban luka dalam aksi penembakan tersebut. Penembakan ini terjadi di situs pengiriman logistik FedEx dekat bandara internasional Indianapolis, Amerika Serikat, Kamis (15/4).

Kepolisian menuturkan beberapa orang terluka telah dibawa ke rumah sakit. Insiden itu terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari waktu setempat. Saksi mata mendengar suara tembak di fasilitas FedEx dan satu orang melihat seorang pria menembakan senapan otomatis.

Pada Jumat (16/4) BBC melaporkan, pelaku melakukan aksinya seorang sendiri. Ia lantas bunuh diri. Sampai saat ini, kepolisian belum bisa mengidentifikasi pelaku dan memaparkan motif penembakan.

Pihak berwenang mengatakan sudah tidak ada ancaman terhadap keselamatan masyarakat. Penerbangan dari bandara internasional yang menjadi pusat pesawat kargo FedEx Express tidak terdampak  penembakan ini.

"Saat petugas tiba, mereka datang untuk menanggapi insiden penembakan," kata juru bicara kepolisian kota Indianapolis Genae Cook. "Kami menemukan delapan orang tewas di lokasi kejadian dan banyak orang yang terluka," tambahnya.

Dalam pernyataannya, FedEx mengatakan, mereka mengetahui mengenai penembakan dan sedang bekerja sama dengan pihak berwenang. "Keamanan menjadi prioritas utama kami dan hati kami bersama yang terdampak," kata perusahaan jasa pengiriman barang itu.

BBC melaporkan, seorang pekerja FedEx Jeremiah Miller mengatakan ia melihat seorang pria melepaskan tembakan. "Saya melihat seorang pria dengan senapan mesin semacam senapan otomatis dan ia melepaskan tembakan, saya segera menunduk dan ketakutan," katanya.

Secara terpisah, laporan Associated Press menyebut sedikitnya empat orang dirawat di rumah sakit, dengan salah satunya dalam kondisi kritis. Dua korban luka lainnya menjalani perawatan medis di lokasi dan diperbolehkan pulang. na

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…