Oknum Kades, Polisi dan Pengusaha Nyabu Bareng, Kini Diamankan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Illustrasi penggunaan narkoba. SP/ BYW
Illustrasi penggunaan narkoba. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Oknum Pejabat, Pengusaha dan Polisi (P3) yang asyik pesta sabu di sebuah rumah di Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, tak bisa mengelak saat adanya penggrebekan oleh pihak polisi. Kini ketiga pelaku nyabu tersebut sudah diamankan dan ditahan di Mapolresta Banyuwangi guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Ketiganya ditangkap pukul 23.00 WIB, Kamis (15/4/2021) dan langsung diserahkan ke Satreskoba Polresta Banyuwangi. Tersangka pertama merupakan seorang yang diduga sebagai "Pejabat" berinisial MM, yang aktiv mengemban tugas sebagai Kepala Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo. Selain menjabat Kepala Desa dua periode, MM juga merupakan kakak dari seorang politikus dari partai besar yang saat ini menjadi anggota DPR RI.

Untuk tersangka kedua adalah seorang yang diduga sebagai "Pengusaha" bibit lobster (benur) dengan inisial WW, pria asal Kecamatan Licin yang menetap di Wongsorejo. Sedangkan tersangka ketiga diduga seorang anggota "Polisi" yang bertugas di Mapolsek Glagah dengan inisial RK.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, untuk oknum polisi narkoba tersebut, pihaknya menyerahkan langsung kepada Propam soal narkoba di Banyuwangi.

"Untuk kasus ini masih tengah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sedangkan untuk oknum polisi penanganannya dilakukan oleh propam," tegasnya, Senin (19/4/2021).

Kabar penangkapan ketiga terduga pelaku pesta narkoba tersebut saat ini menjadi sorotan masyarakat. Masyarakat berharap, aparat penegak hukum terutama pihak polisi bisa bertindak tegas dalam melakukan penyidikan, dan sanggup menerapkan pasal-pasal yang bisa menjerat para terduga yang statusnya sudah naik kelas sebagai tersangka, dengan hukuman seberat-beratnya. Karena tidak menutup kemungkinan adanya intervensi dari pihak ketiga tersangka, baik melalui kolega maupun keluarganya yang berusaha mengatur jalannya penyidikan. Dsy10

 

Berita Terbaru

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Jokowi Dipastikan Hadiri Sidang Ijazah Palsu 5 November 2026

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dipastikan bakal hadir di sidang perkara fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah…