Selama Momentum Bulan Ramadhan, Petani Blewah Lumajang Raup Untung Belasan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu petani blewah di Lumajang, Jawa Timur yang sedang panen. SP/ LMJ
Ilustrasi. Salah satu petani blewah di Lumajang, Jawa Timur yang sedang panen. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Momentum Bulan Suci Ramadhan menjadi berkah tersendiri bagi pembudidaya atau petani blewah di wilayah Lumajang, Jawa Timur. Meski di tengah cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah pertanian, petani blewah di Kabupaten Lumajang masih bisa tersenyum saat Ramadan.

Salah satu petani blewah yang merasakan berkah tersebut adalah Nanang Suyitno (43), warga Desa Kebonsari, Kecamatan Sumbersuko, Lumajang. Menurutnya, meningkatnya permintaan buah blewah selama bulan puasa membuat harga jual di tingkat petani tetap tinggi.

Naiknya harga komoditas blewah tersebut dipicu intensitas hujan yang tinggi belakangan ini membuat banyak buah blewah mengalami kerusakan. Sehingga sebagian buah bahkan pecah sebelum dipanen sehingga hasil panen menurun hingga sekitar 50 persen.

Meski demikian, harga jual blewah di tingkat petani saat Ramadan cukup tinggi, mencapai Rp 5.000 per kilogram. Bahkan blewah yang kurang mulus atau retak masih bisa dijual sekitar Rp 2.500 per kilogram sehingga tetap memberikan keuntungan bagi petani.

"Sekarang lagi panen raya, tapi terkendala cuaca ekstrem, sering hujan, dampaknya pecah-pecah, namun karena harga tinggi ya alhamdulillah tetap untung," ujarnya, Minggu (08/03/2026).

Meski di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, dirinya masih mampu memanen sekitar 3 ton blewah dari lahan seluas 0,25 hektare. Jumlah tersebut menurun dibandingkan kondisi cuaca normal yang bisa mencapai sekitar 5 ton sekali panen.

Meski hasil panen berkurang, tingginya harga jual blewah saat Ramadan membuat Nanang tetap meraup keuntungan hingga belasan juta rupiah. "Dengan kondisi cuaca seperti ini hasil panen bisa 3 ton, dengan pendapatan Rp 15 juta," pungkas Nanang. lj-01/dsy

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…