Eksis Edukasikan Tanaman Mint Sebagai Obat dan Ikon Blitar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agus saat merawat salah satu tanaman mint miliknya. SP/ BLT
Agus saat merawat salah satu tanaman mint miliknya. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Keuletan Agus Setiawan kini membuahkan hasil, ia hanya ingin mengedukasi masyarakat tentang budi daya tanaman mint. Saat ini Kabupaten Blitar makin terkenal sebagai kampung penghasil beragam olahan berbahan dasar mint. Kampung mint sudah ada sejak 2008 lalu. Namun, program-program pendukungnya baru ada satu dekade kemudian. Yaitu sekitar 2018 atau 2019.

Berbagai pelatihan dan edukasi terkait tanaman mint pun gencar Agus lakukan. Bukan hanya menyasar pada masyarakat umum, kegiatan ini juga menyasar siswa sekolah. Namun sayang, kegiatan ini terpaksa mandek sementara waktu akibat pandemi.

"Kita berikan edukasi kepada masyarakat tentang budi daya mint. Harapannya agar mereka tahu dan sadar kalau mint bisa menghasilkan secara finansial. Tapi, belakangan harus kita tunda dulu karena masih Covid-19," terangnya, dikutip Senin (19/4/2021).

Selain itu, alasan Agus semangat dalam mengedukasi warga di lingkungannya untuk menanam mint, karna tanaman jenis mint merupakan tanaman yang unik. Bukan sekadar sebagai hiasan atau penguat rasa dalam hidangan, mint juga dapat dijadikan sebagai obat. "Karena mint salah satu dari toga dan bisa jadi obat herbal. Apalagi mudah didapat, ditanam, dan dikembangakan. Jadi, tidak butuh banyak biaya," bebernya.

Sebagai ketua pokdarwis KMB, dia merasa punya tanggung jawab untuk memberdayakan masyarakat melalui budi daya tanaman mint. Karena itu, dia pun membuat program tanam 60:40. Yaitu, setiap rumah warga diwajibkan menanam setidaknya 60 persen untuk tanaman mint, sedangkan 40 persen sisanya diperbolehkan untuk menanam tanaman jenis lain. "Kita sudah komitmen untuk lakukan 60:40 di sini ya," akunya.

Agus berharap, ke depannya ia ingin diwujudkan agar mint menjadi ikon Kota Blitar. Bahkan, dia berencana untuk bekerja sama dengan sejumlah pihak agar produk mint Kota Blitar dapat dipasarkan di luar negeri. Namun, perlu dilakukan pengembangan dan riset lebih lanjut sebelum hal itu dapat diwujudkan.

"Ada rencana juga kita ekspor. Tapi itu nanti kalau produksinya sudah besar dan sesuai standar. Kalau sekarang fokus dulu ke pengembangan kampung kreasi dan edukasi mint. Karena ini juga bisa menunjang kegiatan ekonomi warga di sini melalui ikon mint," bebernya. Dsy11

 

Berita Terbaru

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto menunjukkan capaian positif di awal tahun 2026. Hingga kuartal pertama, PMI…