Sidak Toko Mamin, Dinkes Tulungagung Temukan Kotoran Tikus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinkes Tulungagung menemukan toko makanan yang masih belum memperhatikan kebersihannya, sebab ditemukan kotoran tikus di sekitar tempat penyimpanan kerupuk.  SP/DINKES Tulungagung
Dinkes Tulungagung menemukan toko makanan yang masih belum memperhatikan kebersihannya, sebab ditemukan kotoran tikus di sekitar tempat penyimpanan kerupuk.  SP/DINKES Tulungagung

i

SURABAYAPAGI,  Tulungagung –  Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung kembali menemukan beberapa produk makanan minuman (mamin) yang sudah tidak layak konsumsi di sejumlah toko penjual makanan yang ada di Jalan Pangeran Antasari Tulungagung, pada Selasa (20/04) pagi.

Dalam sidak kali ini, Dinkes Tulungagung menemukan toko makanan yang masih belum memperhatikan kebersihannya, sebab ditemukan kotoran tikus di sekitar tempat penyimpanan kerupuk. Bahkan pihaknya juga menemukan dugaan sarang tikus, yang ada di bagian luar toko.

“Bisa kita lihat dan rasakan dari bau yang menyengat, disini pasti sarang tikus, dan biasanya kalau malam hari akan kemana mana itu tikusnya,” jelas Kasi Kefarmasian dan Perbekalan Dinas Kesehatan Tulungagung, Masduki

Masduki mengingatkan pengelola toko untuk melakukan pembersihanan menyeluruh, termasuk membuang sampah kardus serta kayu yang tidak terpakai lagi.

Dalam kesempatan itu Marduki menjelaskan sasaran dalam sidak kali ini, pihaknya memastikan pangan sehat yang beredar di masyarakat pada bulan puasa dan menjelang lebaran.

“Kita pastikan makanan yang beredar di masyarakat itu, makanan yang sehat dan memenuhi syarat,” ujarnya.

Pihaknya menyasar bahan makanan yang tidak sesuai ketentuan, seperti makanan kadaluwarsa yang tetap diedarkan, atau makanan dengan kemasan rusak namun tetap diedarkan. Serta makanan yang belum memiliki izin edar namun tetap diedarkan.

Selain memeriksa kondisi makanan, pihaknya juga memeriksa kesiapan pemilik toko menjual bahan makanan. Salah satu yang penting adalah kebersihan toko penjual makanan tersebut. ” Kita juga periksa pengelolaan toko penjualnya, kebersihan harus menjadi hal utama,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu petugas di toko tersebut, Via mengaku setiap hari ada petugas yang ditunjuk untuk membersihak toko, termasuk bagian luar. “Sebenarnya setiap hari dibersihkan, luar dan dalamnya, dilakukan pembersihan,” terangnya.

Pihaknya juga sudah berupaya memasang lem sebagai langkah untuk mengusir tikus, namun hasilnya tidak maksimal. “Selama ini kita pasang lem, di lokasi lokasi yang memungkinkan jadi jalan tikus,” pungkasnya. na

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…