27.138 Peserta UTBK SBMPTN Absen, Otomatis Gugur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lebih dari 27 ribu peserta otomatis gugur karena absen atau tidak hadir saat ujian. SP/PEMKOT SURABAYA
Lebih dari 27 ribu peserta otomatis gugur karena absen atau tidak hadir saat ujian. SP/PEMKOT SURABAYA

i

SURABAYAPAGI,Surabaya – Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahap pertama telah selesai digelar. Namun dalam ujian tersebut sebanyak  lebih dari 27 ribu peserta secara otomatis gugur karena absen atau tidak hadir saat ujian.

Diketahui, peserta yang mengikuti UTBK tahap pertama hanya 444.380 orang dari total 471.518 peserta se-Indonesia. “Untuk tahap satu yang tidak hadir 27.138 secara nasional. Sehingga, tingkat kehadirannya 94,28 persen,” ujar Ketua Tim Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Prof Mohammad Nasih, kemarin.

Alasan ketidakhadiran peserta di ruangan ujian, menurut Nasih, berbagai macam. Sampai hari ini, Nasih belum menerima laporan adanya peserta yang berhalangan hadir karena jadi pasien Covid-19.

“Kami belum dengar laporannya (peserta berhalangan karena Covid-19) dari berbagai panitia UTBK, tetapi itu sepenuhnya menjadi kewenangan dari pusat,” ujarnya.

Nasih menegaskan, tidak ada kesempatan kedua bagi peserta yang tidak hadir mengikuti UTBK. Kebijakan itu diambil demi keadilan bagi peserta yang mendaftar dalam gelombang kedua.

“Kami tidak bisa mengakomodasi itu untuk memberikan kesempatan pada semuanya. Prinsipnya di situ,” kata Nasih.

Meski cukup banyak peserta yang tidak hadir saat ujian, tingkat kehadiran peserta dalam UTBK SBMPTN tahap pertama ini menurut Nasih masih lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.

Secara persentase, tingkat kehadiran peserta lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya 90 persen. Sebab pada gelombang pertama tahun ini mencapai 94 persen.

“Ya, syukurlah. Berarti, meski di tengah pandemi, peserta ini masih semangat. Tentunya kami juga memperhatikan protokol kesehatan dengan ketat. Dan hasil screening secara acak tidak ada yang positif,” ujarnya.

Jumlah peserta di tahap pertama pelaksanaan UTBK SBMPTN 2021 ini baru sekitar 65 persen dari total peserta SBMPTN tahun ini. Sisanya, 35 persen, akan mengikuti UTBK tahap kedua.

Rencananya, UTBK SBMPTN tahap kedua akan digelar pada 26 April-2 Mei 2021 mendatang. Nasih berharap, tingkat kehadiran peserta di gelombang kedua nanti juga tinggi. na

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…