Sulap Limbah Sepatu Menjadi Produk Tas Kulit Perca Puluhan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fauziah Utami menunjukkan tas custom berbahan kulit perca. SP/ MJK
Fauziah Utami menunjukkan tas custom berbahan kulit perca. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Keikhlasan dan ketekunan menuntunnya menjadi ibu rumah tangga yang sukses dengan penghasilan puluhan juta rupiah. Salah satunya adalah Fauziah Utami dalam mengembangkan kerajinan dan penjualan tas custom dari bahan kulit perca tersebut. Tammy, sapaan akrabnya memulai membuat kerajinan tas sejak tahun 2006 lalu. Ilmu membuat kerajinan tas ia dapatkan dari perajin kulit di Tanggulangin. Di sana, ia belajar selama sebulan.

Dimulai dari teknik menyulam dasar. Yakni, membuat model bulat pada tas hingga akhirnya dikembangkan sendiri tekniknya secara otodidak. ’’Saya kembangkan sendiri membuat model segitiga dan kotak,’’ ucapnya.

Saat itu, ia memulai produksi dengan uang Rp 500 ribu yang ia sisihkan dari uang belanja. Lalu, diwujudkan berupa bahan kulit sisa sebagai bahan baku utama. Bahan kulit itu ia dapatkan dari pengusaha sepatu di Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Namun, tidak semua proses produksi berjalan lancar.

Saat pertama kali, ia sempat menemui kendala. Yakni, kesulitan membuat kantong dan handle (pegangan) tas. Namun ia tidak mudah menyerah dan terus mengotak-atik hingga akhirnya berhasil membuat kantong dan handle tas dengan caranya sendiri.

’’Saya mengotak-otik selama satu bulan, dan jadi sebuah produk tas kulit perca yang sempurna. Meski satu bulan hanya bisa memproduksi satu tas, saya bangga sekali,’’ terangnya, Jumat (23/4/2021).

Tak diduga, respons tetangga ternyata cukup positif terhadap buah karya tangannya itu. Salah satu tetangga akhirnya membeli tas itu dengan harga Rp 150 ribu. Setelah itu, Tammy melebarkan sayap pemasaran. Dia mencoba membuka stan penjualan. Akan tetapi, bukan di toko seperti halnya produk kerajinan lain.

Pada tahun 2009, produknya mulai naik daun. Bahkan, warga dari luar Kota Mojokerto dan turis mancanegara tertarik untuk membeli. Saat itu, produknya bahkan bisa terjual sampai 60 unit per bulan. Dengan harga dan spesifikasi tas yang bervariasi.

Dimulai dari model tas jinjing, tas selempang, hingga double handle hingga luar negeri, salah satunya Malaysia. Sedangkan harga yang ia patok pun bervariasi, tergantung model dan ukurannya. Untuk ukuran kecil, dibanderol Rp 50 ribu. Sedangkan tas besar bisa sampai Rp 700 ribu. Omzetnya pun sekarang mencapai 30 juta perbulan. Dsy9

Berita Terbaru

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Wali Kota Madiun nonaktif Maidi membantah seluruh keterangan empat saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pem…

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Norwegia akan menghadapi Inggris pada pukul 4 pagi tanggal 12 Juli di Stadion Miami. Haaland sedang dalam performa gemilang dengan…

LHKPN Febrie, tak Cantumkan Puluhan kg Emas Batangan dan Uang Dolar Fantastis

LHKPN Febrie, tak Cantumkan Puluhan kg Emas Batangan dan Uang Dolar Fantastis

Kamis, 09 Jul 2026 21:27 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah memiliki harta kekayaan sebesar Rp18.261.445.180. Harta…

Febrie Adriansyah, Dikabarkan Mundur dari Jampidsus

Febrie Adriansyah, Dikabarkan Mundur dari Jampidsus

Kamis, 09 Jul 2026 21:26 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - l Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah kembali menjadi sorotan publik, setelah kediamannya…

Kejagung Minta Publik Tidak Bangun Opini Pada Instansinya

Kejagung Minta Publik Tidak Bangun Opini Pada Instansinya

Kamis, 09 Jul 2026 21:24 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung (Kejagung) meminta publik tidak membangun kesimpulan dari informasi yang belum terkonfirmasi. Dia juga berharap…

Periksa Juga Petinggi Penegak hukum yang Terlibat

Periksa Juga Petinggi Penegak hukum yang Terlibat

Kamis, 09 Jul 2026 21:22 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perkumpulan Praktisi Hukum & Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) mendesak Kortas Tipikor Polri agar memeriksa seluruh pihak yang…