Sulap Potongan Limbah Kayu Jadi Produk Kerajinan Pyrography

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
S. Dwi Andrianto dengan karya lukisan pyrography miliknya. SP/ MJK
S. Dwi Andrianto dengan karya lukisan pyrography miliknya. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Potongan limbah kayu dapat dikreasikan menjadi sebuah karya yang memiliki cita rasa seni dengan memberikan sentuhan lukisan dengan cara proses pembakaran atau dikenal dengan pyrography.

Salah satunya, S. Dwi Andrianto merupakan seniman dan pelaku usaha di bidang industri kreatif yang mencoba untuk terjun menggeluti usaha kerajinan berbahan baku limbah kayu berawal dari hobi. Sejak setahun ini, ia mengolah lembaran kayu untuk dibentuk berbagai macam produk kerajinan.

Berbagai karya telah dihasilkannya. Antara lain, melukis wajah, hingga ragam flora dan fauna. Sedangkan agar bisa menghasilkan karya lukis yang bagus, media kayu yang digunakan harus memiliki latar belakang warna putih dan berserat padat. Biasanya, paling sering digunakan adalah kayu jati muda, jati belanda, dan pinus.

Menurutnya, pyrography memiliki keunggulan tersendiri dibanding karya lukis dengan teknik lainnya. Salah satunya, warna yang tidak akan lekang oleh waktu. Sebab, tiap goresan yang dihasilkan merupakan hasil dari proses pembakaran.

’’Tidak akan berubah warna karena tidak pakai tinta. Jadi sampai kapanpun akan seperti itu, kesannya lebih natural,’’ ulasnya, Jumat (23/4/2021).

Andri mengaku secara otodidak mempelajari seni pyrography. Bahkan, dia merakit sendiri untuk menemukan alat pembakar yang sesuai dengan keinginannya. Untuk menghasilkan alat penghantar kalor itu, dia melakukan uji coba dengan mengutak-atik perangkat elektronik.

Dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan merakit alat tersebut. Hingga akhirnya Andri menemukan elemen pemanas yang dinilai pas dengan kebutuhannya. Elemen pemanas itu dibuat dari hasil memodifikasi perangkat trafo dan kawat nikelin sebagai ujung baranya. ’’Sebenarnya ada alat khusus, cuma harganya terlalu tinggi. Akhirnya merakit alat sendiri,’’ ulasnya.

Di sisi lain, melukis dengan cara pembakaran juga memiliki tingkat kesulitan sendiri. Pasalnya, apabila terjadi kesalahan, maka goresan tidak akan bisa dihilangkan. Selan itu, dibutuhkan kreativitas untuk bisa menghasilkan karya yang baik.

Namun, pelukis tidak bisa mengkreasikan beragam warna. Karena hanya mengandalkan warna alami dari proses pembakaran. ’’Jadi, hanya menggunakan teknik gelap terang yang natural dari proses memanaskan kayu,’’ pungkasnya. Dsy10

Berita Terbaru

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri menggelar kegiatan Seleksi dan Pelantikan Pramuka Garuda tingkat Penggalang, P…

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Menjelang peringatan 1 Muharram yang lekat dengan momen malam 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah agresif untuk menjaga…

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Asia Pramulia Tbk mencatat pertumbuhan kinerja pada awal 2026 di tengah prospek positif industri kemasan plastik nasional yang d…

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komisi A DPRD Surabaya memastikan persoalan eks tanah ganjaran Kelurahan Sumur Welut tidak berhenti pada polemik ruilslag yang t…

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Wali Kota Mojokerto Ajak Remaja Jaga Kesehatan Reproduksi untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya dengan pendidikan yang baik, tetapi juga harus didukung…

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Tinjau Kesiapan Infrastruktur Kelistrikan, Dewan Komisaris PLN Tekankan Keandalan Sistem Transmisi

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka memastikan keandalan sistem kelistrikan serta memantau progres pembangunan infrastruktur strategis ketenagalistrikan, D…