Bupati Yes Minta Masyarakat Legowo Untuk Tidak Mudik Tahun Ini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Yes saat menyampaikan amanat dalam apel gelar pasukan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati Yes saat menyampaikan amanat dalam apel gelar pasukan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Situasi pandemi covid-19 yang tak kunjung reda akhirnya berdampak. Masyarakat perantauan diminta legowo tidak mudik demi keselamatan bersama, semoga tahun depan situasinya membaik dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga.

Hal itu disampaikan Bupati Yuhronur Efendi saat memimpin apel gelar pasukan dalam rangka apel kesiapan pengamanan larangan mudik hari raya Idul Fitri 1442 H, Senin (26/4/2021), di Mapolres Lamongan.

Disebutkan olehnya, larangan mudik diputuskan oleh pemerintah ini melalui kajian yang mendalam, dalam situasi yang masih sulit belum redah nya covid-19. Selain itu larangan mudik juga bagian dari upaya pemerintah dalam menyelamatkan masyarakat dari ancaman penyebaran Corona.

"Saya minta masyarakat Lamongan yang tersebar hampir di seluruh wilayah tanah air, untuk legowo tidak mudik tahun ini, semoga tahun depan situasi nya membaik dan kita bisa kembali berkumpul dengan keluarga saat hari raya," terangnya, Senin (26/4/2021).

Sementara itu, sebagaimana yang diketahui, pelarangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H telah resmi diberlakukan setelah dikeluarkannya addendum surat edaran Nomor 13 Tahun 2021, tentang peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H, dan upaya pengendalian penyebaran covid 19 selama bulan Ramadhan 1442 H.

Dalam rangka mendukung kebijakan pelarangan mudik tersebut, disampaikan Yes bahwa Polda Jatim telah melaksanakan beberapa kegiatan, antara lain operasi keselamatan semeru mulai tanggal 12 s/d 25 April, melaksanakan giat KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) mulai tanggal 26 April s/d 5 Mei 2021 dengan tujuan untuk melakukan penyekatan di beberapa lokasi perbatasan baik di kabupaten/kota maupun provinsi.

Yes menambahkan bahwa puncak dari kegiatan dukungan Polda jatim terkait pelarangan mudik ini adalah pelaksanaan operasi ketupat semeru 2021, dengan menyiapkan 7 titik antar provinsi. Selain itu, jajaran Polda Jatim dan Satwil menyiapkan 20 titik penyekatan yang dibagi menjadi 7 rayon. Dari kegiatan tersebut diharapkan mampu meminimalisir bahkan meniadakan kegiatan rencana mudik demi pencegahan penularan covid-19. jir

 

Berita Terbaru

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla , tak terima pemotongan ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) dilakukan…

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Terdakwa bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya, HM Kunang, resmi bergulir di meja hijau, kemarin.Pasangan bapak dan…

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Selasa (5/5) memancing perdebatan keluhan sakit, sehingga gak bisa hadiri sidang. Usut punya…

Ade Armando, Merasa Diserang

Ade Armando, Merasa Diserang

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

SURABAYAPAGI : Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengundurkan diri dari PSI. Ade menyebut pengunduran dirinya demi kebaikan bersama."Melalui…

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pakar Sosiologi Pendidikan Universitas Airlangga (Unair), Prof Dr Tuti Budirahayu Dra MSi, menilai orientasi yang hanya berfokus pada…

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin G. Hutapea menyampaikan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap…