Berawal Iseng, Karya Lukis Agustin Diminati Bule Amerika

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agustin Wulandari dengan koleksi karya miliknya. SP/ MJK
Agustin Wulandari dengan koleksi karya miliknya. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Meskipun Agustin Wulandari merupakan seorang ibu rumah tangga namun tak menghalangi dirinya untuk tetap berkarya. Berawal dari iseng-iseng dalam membuat karya sketsa wajah menggunakan pensil untuk kedua anaknya. Karya itupun dipajang di ruang tamu rumah. Satu per satu tamu yang datang mulai tertarik dengan torehan karyanya di media kertas yang dipajang itu.

Melukis memang menjadi hal yang tak bisa lepas dari kesehariannya. Tak jarang di sela mengantar anak di sekolah, dia menyalurkan imajinasinya tersebut. Ditambah, menggambar merupakan sebuah hobi yang timbul sejak di bangku TK (Taman Kanak-Kanak), membuatnya terus termotivasi. Ia juga berupaya berkarya secara maksimal agar dapat dinikmati khalayak.

“Dengan melukis, saya juga bisa menghilangkan badmood. Jadi, setelah menggambar semua permasalahan hilang. Karena memang sudah fokus,” terangnya, Selasa (27/4/2021).

Meski awalnya sering mengalami kegagalan, kondisi itu tak membuatnya ciut nyali. Dengan terus mengasah kemampuan, kini dia mulai menghasilkan pundi-pundi rupiah. Tak hanya bemodal pensil mekanik. Sesekali dia menggunakan media arang untuk menyempurnakan karyanya. Sebab, arang itu bisa membuat karya lebih gelap.

Sekaligus menjadikan gradasi dalam karya lebih unik. Tentunya, dalam membuat karya seni, ada fase yang harus hati-hati dan sulit. Semisal memberikan efek, tone atau pewarnaan, hingga gradasi.

“Gradasi itu yang membuat karya lebih hidup, “bebernya. Harganya jual karyanya relatif berbeda, menyesuaikan ukuran. “Untuk ukuran A4 atau A3 dan A2 ada yang Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu. Menyesuaikan ukuran dan kerumitan,” jelasnya.

Menurut Agustin, dua tahun berjalan, peminat karyanya tak hanya dari Mojokerto. Namun, melebar hingga wilayah Jatim, seperti Gresik. “Pernah juga sekali ada teman dari Amerika Serikat (AS) yang pesan,” tegasnya.

Kebetulan, saat itu, karyanya sempat diperlihatkan oleh temannya. Karena tertarik, warga negara Paman Sam itupun terkesan dan memesan secara pribadi. Tak hanya itu. Di tengah kesibukannya menjadi ibu rumah tangga, ia memanfaatkan waktu sebelum tidur sekitar pukul 22.00 hingga 00.00 WIB untuk menyelesaikan karyanya.

Namun, dia mengaku masih menyadari selama ini karya-karnya masih jauh dari kata sempurna. Untuk itu, tak jarang, hasil karyanya di-sharing-kan dengan para senior yang lebih profesional melalui komunitas. Dsy3

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…