Komisi D DPRD Jatim Kawal Ketat Proyek Pipa SPAM Mojolagres 9M, Khusnul Arif: Kami Agendakan Sidak

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan mengawal ketat pelaksanaan proyek penggantian pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mojolagres (Mojokerto, Lamongan dan Gresik). Agar proyek senilai Rp9,9 M itu berjalan sesuai spesifikasi teknis dan tidak kembali mengalami kebocoran seperti yang terjadi pada jaringan lama.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim, Khusnul Arif, mengatakan pengawasan akan dilakukan secara langsung melalui inspeksi mendadak (sidak) selama proses pengerjaan berlangsung.

“Insya Allah kami agendakan sidak. Harapannya pekerjaan selesai tepat waktu, realisasi sesuai dengan yang ditenderkan, dan segera memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ujar Khusnul, Senin 13/7/2026.

Proyek penggantian pipa tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp9.929.789.218 dengan target penyelesaian paling lambat Desember 2026.

Berdasarkan dokumen teknis proyek, pekerjaan ini dilakukan karena jaringan pipa transmisi eksisting sepanjang 2.200 meter berdiameter 500 milimeter yang dibangun pada 2012 menggunakan material PVC S-10 dengan sambungan Rubber Ring (RR) kerap mengalami kebocoran pada titik sambungan.

Selain itu, saat dilakukan uji coba pemompaan air baku dengan kapasitas lebih dari 200 liter per detik, pipa lama tidak mampu menahan tekanan dan debit air yang meningkat sehingga mengakibatkan kebocoran.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pipa lama akan diganti dengan jaringan baru sepanjang 2.200 meter berdiameter 500 milimeter menggunakan material HDPE PN 10 SDR 17 yang memiliki sistem sambungan heat fusion (sambungan dengan pemanas). Teknologi ini dinilai lebih kuat dan mampu meminimalkan risiko kebocoran dibanding sistem sambungan rubber ring.

Khusnul menjelaskan, pembangunan SPAM Mojolagres merupakan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Pendanaan dari APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum difokuskan pada pembangunan infrastruktur hulu, seperti intake, pipa transmisi, dan instalasi pengolahan air (IPA). Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah kabupaten bertanggung jawab pada pembangunan jaringan distribusi, pemasangan sambungan rumah (SR), serta perluasan kapasitas layanan.

Selain memastikan kualitas pekerjaan, Komisi D juga berharap Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur melakukan sosialisasi. "Masyarakat harus dapat informasi secara intensif selama proyek penggantian pipa yang diperkirakan berlangsung sampai Desember 2026," pinta politisi Nasdem dari Kediri ini.

Menurut Khusnul, komunikasi kepada warga menjadi penting agar masyarakat memahami alasan penggantian pipa, potensi gangguan layanan selama proses konstruksi, hingga manfaat yang akan diperoleh setelah proyek selesai.

“Dengan sosialisasi yang baik, masyarakat akan mengetahui bahwa proyek ini merupakan upaya meningkatkan keandalan pasokan air bersih dan mencegah terulangnya kebocoran seperti yang terjadi pada jaringan lama,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Perkuat Identitas Budaya Baru, Pemkab Lumajang Jadikan Batik Motif Tumpak Sewu

Perkuat Identitas Budaya Baru, Pemkab Lumajang Jadikan Batik Motif Tumpak Sewu

Minggu, 02 Agu 2026 12:04 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 12:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka memperkuat ekonomi kreatif daerah sekaligus memperkuat identitas budaya baru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…

Perkuat Tata Kelola Pendidikan, Pemkab Pacitan Kukuhkan 76 Kepala Sekolah SD

Perkuat Tata Kelola Pendidikan, Pemkab Pacitan Kukuhkan 76 Kepala Sekolah SD

Minggu, 02 Agu 2026 12:02 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Dalam rangka memperkuat tata kelola pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui layanan pendidikan…

Pemkab Madiun Percepat Sertifikasi 400 Aset Daerah yang Belum Berlegalitas Kepemilikan

Pemkab Madiun Percepat Sertifikasi 400 Aset Daerah yang Belum Berlegalitas Kepemilikan

Minggu, 02 Agu 2026 11:12 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 11:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya pengamanan aset, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, terus mempercepat sertifikasi sekitar 400 aset daerah yang…

Demi Kepentingan Masyarakat, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Lahan 5.500 Meter Persegi

Demi Kepentingan Masyarakat, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Lahan 5.500 Meter Persegi

Minggu, 02 Agu 2026 11:04 WIB

Minggu, 02 Agu 2026 11:04 WIB

SURABAYAPAGI,com, Surabaya - Guna memastikan aset daerah digunakan sesuai ketentuan dan dapat dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat, Pemerintah Kota…

Siswa SMA-SMK Raup Rp483 Juta dari Program Wirausaha, Ekonomi Kreatif Kian Menjanjikan

Siswa SMA-SMK Raup Rp483 Juta dari Program Wirausaha, Ekonomi Kreatif Kian Menjanjikan

Sabtu, 01 Agu 2026 17:20 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 17:20 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Sebanyak 1.173 siswa SMA dan SMK dari 45 sekolah di Indonesia membukukan pendapatan kolektif lebih dari Rp483 juta melalui program k…

Sidang Maidi, Saksi Sebut Fee Proyek di Dinas PUPR Digunakan Untuk Kepentingan Pemkot Madiun

Sidang Maidi, Saksi Sebut Fee Proyek di Dinas PUPR Digunakan Untuk Kepentingan Pemkot Madiun

Sabtu, 01 Agu 2026 13:12 WIB

Sabtu, 01 Agu 2026 13:12 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Saksi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun menyebut hasil pengumpulan fee proyek dari para kontraktor d…