Perajin Helm Kekinian yang Tetap Eksis di Masa Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sugik, perajin helm yang sedang mengemasi pesanan helm melalui penjualan online. SP/ MJK
Sugik, perajin helm yang sedang mengemasi pesanan helm melalui penjualan online. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto  - Mojokerto merupakan sentra penghasil helm rakyat. Sejak tahun 1990-an, di Mojokerto sudah bergerak kerajinan helm. Para perajin banyak tersebar di kawasan Kabupaten hingga Kota Mojokerto. Sampai kini, kerajinan ini masih hidup dan berkembang.

Salah satu perajin adalah Sugianto, yang belajar secara autodidak kepada kawan-kawannya. Juga kepada pengusaha online yang masih satu desa. Sedangkan mengenai pemasaran konvensional itu perajin membuat produk helm lalu menyetorkan ke penjual grosir atau pengepul.

Namun kali ini, dia memasarkan lewat online. Dia memilih mengikuti marketplace yang banyak bermunculan di Indonesia. Tempat jualan online itu memang semacam pasar yang mempertemukan penjual dan pembeli dalam platform digital. Sehingga, tidak bertemu tatap muka atau bertemu fisik.

Menurutnya, pemasaran online mengandalkan kemampuan promosi. Di samping itu, juga wajib sering-sering memperhatikan telepon genggam. Kemudian, juga rajin mengecek kondisi harga pasaran helm di pasar online.

Meski begitu, pemasaran online harus dicoba. Dirinya bersama Sugik saling belajar bersama. Awalnya, ketika mendapat order pertama kali, dia merasa sudah sangat senang sekali. Terlebih, gaya percakapan online amat berbeda dibanding offline.

Selama berjualan secara online, cara pemasarannya pun mampu bertahan di tengah wabah pandemi. Hasil belajarnya itu rupanya berbuah sekarang ini. “Dulu nggak nyangka kalau ada wabah hingga membuat keadaan seperti ini. Saat itu pingin aja jualan di online,” timpalnya, Rabu (28/4/2021).

Sugik, sapaan Sugianto mengaku dulu bisa mengirimkan produk hingga ratusan per Minggunya. Sekarang, melalui online, dia biasa mengirim puluhan produk. Dia juga mengajak teman lainnya berjualan online.

Sedangkan pemasaran helm lewat online memang tidak mudah. Itu dikarenakan, harus mengetahui tata cara dan prosedur yang berlaku. Jika konvensional perajin tinggal memproduksi helm sebaik mungkin dan sebanyak-banyaknya. Jika online perajin harus belajar dari nol.

Tak sedikit jenis atau ragam helm ditawarkan. Perajin asal Karangkedawang wajib membuat desain yang unik sekaligus menarik konsumen. Selain itu, harga jual juga harus kompetitif. Tren dan kondisi pasar amat menentukan produk dan pemasarannya. Dsy18

Berita Terbaru

AKTA BATAL DEMI HUKUM YANG DIPAKSAKAN DI SIDANG ADALAH PERADILAN SESAT

AKTA BATAL DEMI HUKUM YANG DIPAKSAKAN DI SIDANG ADALAH PERADILAN SESAT

Selasa, 22 Sep 2026 07:58 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:58 WIB

Dibuat oleh: Tim Hukum Peduli Keadilan NKRI Pembela Raditya M Khada, Anak Bangsa* Untuk: Kejari Surabaya Ketua PN Surabaya Direskrimum Polda…

Bupati Bolaang, Di OTT KPK di Jakarta, Gembol Uang Ratusan Juta

Bupati Bolaang, Di OTT KPK di Jakarta, Gembol Uang Ratusan Juta

Selasa, 22 Sep 2026 07:56 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:56 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sulut, Sirajudin Lasena, ditangkap KPK dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT). Dari p…

Urus SIM di Belanda Ketat, Justin Hubner “Korbannya”

Urus SIM di Belanda Ketat, Justin Hubner “Korbannya”

Selasa, 22 Sep 2026 07:54 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – Selebgram Jennifer Coppen, berusia 25 tahun itu sempat membaca komentar julid netizen soal dirinya yang sering menjadi sopir Justin Hubner s…

Gibran, Sempat sempatnya Urusi Perundungan Korban MBG

Gibran, Sempat sempatnya Urusi Perundungan Korban MBG

Selasa, 22 Sep 2026 07:52 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:52 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka buka suara soal dugaan perundungan yang dilakukan oleh oknum pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (…

KPK Ungkap Ada Dana Operasional Fiktif Gubernur Tembus Triliunan rupiah

KPK Ungkap Ada Dana Operasional Fiktif Gubernur Tembus Triliunan rupiah

Selasa, 22 Sep 2026 07:50 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:50 WIB

SURABAYAPAGI.com – KPK masih melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana penunjang operasional di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua tahun 2…

Kementerian ATR/BPN, Rentan Korupsi

Kementerian ATR/BPN, Rentan Korupsi

Selasa, 22 Sep 2026 07:47 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com – “KPK turut memotret indeks integritas yang tampak dari instrumen Survei Penilaian Integritas (SPI) Kementerian ATR/BPN,” ujar Jubir KPK Budi …