Pentingnya Terobosan Baru Dunia Pendidikan di Masa Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemerhati pendidikan Jatim, Gino Vanollie
Pemerhati pendidikan Jatim, Gino Vanollie

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Terjadinya pandemi Covid-19 menyebabkan pelaksanaan digitalisasi sistem pendidikan melalui pembelajaran jarah jauh, baik secara online maupun offline semakin meningkat.

Kegagapan juga sempat dirasakan banyak sekolah dan guru di awal-awal pelaksanaan pembelajaran jarak jauh secara daring, yang kini populer dengan istilah belajar dari rumah (learning from home).

Gagap Teknologi atau lebih sering disebut dengan Gaptek itu bukan dikarenakan kurangnya sarana dan prasarana teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang tersedia namun disebabkan oleh terbatasnya kemampuan para guru dalam pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Kondisi ini akhirnya, menuntut para guru untuk segera melakukan langkah-langkah percepatan dalam mengatasi kesenjangan digital (digital gap) tersebut, salah satunya melalui pelatihan yang terstruktur, sistematis dan bersertifikasi resmi.

Menanggapi hal tersebut, Pemerhati Pendidikan Jawa Timur, Gino Vanollie mengatakan seharusnya dimasa pandemi ini dilakukan Inovasi untuk mengatasi kejenuhan yang ada. “Di Masa Pandemi ini, tentu kita membutuhkan terobosan, inovasi, dan praktek-praktek baru dalam pembelajaran, agar mutu pendidikan akan tetap terjaga dan jika memungkinkan untuk terus di tingkatkan.” ungkapnya

Dalam rangka itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemdikbud) melalui salah satu unit kerjanya yakni Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) menyelenggarakan sebuah pelatihan yang komprehensif, yakni Pelatihan Pembelajaran Berbasis TIK yang diikuti oleh guru-guru seluruh Indonesia dari berbagai jenjang sekolah.

Pada Tahun 2021 ini, guru-guru di Jawa Timur kembali menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi untuk meningkatkan kemampuan dalam menerapkan pembelajaran berbasis TIK. Terbukti tahun ini Provinsi Jawa Timur menjadi Provinsi dengan peserta terbanyak secara nasional dalam Program Pembelajaran berbasis TIK 2021.

Menurut data dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur peserta dari Jawa Timur tercatat sebanyak 14.309 orang guru, dan menjadi yang tertinggi di Indonesia. Disusul kemudian dari Jawa Barat dengan 12.024 peserta dan DKI Jakarta dengan 9.510 peserta.

Hal ini menandakan bahwa guru-guru di Jatim memiliki minat yang sangat tinggi untuk meningkatkan kompetensinya dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran. Karena betapapun nanti masa Pandemi Covid-19 ini telah berakhir, pembelajaran berbasis digital akan terus mewarnai proses belajar-mengajar di Indonesia.

Mengetahui hal tersebut, Gino merasa bersyukur dan ikut mengapresiasi jika program yang diusung oleh pemerintah pusat melalui Kemendikbud ini disambut baik oleh guru-guru di Jatim. Dengan adanya pelatihan pembelajaran berbasis TIK ini tentu akan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran terhadap peserta didik, yang pada giliranya nanti akan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

“ Tentu Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan Jawa Timur, perlu terus memperluas cakupan kepesertaan dengan melalui program serupa dengan pembiayaan dari APBD Jatim sehingga Guru-guru di Jatim secara bertahap akan memiliki kemampuan dan kualitas yang merata “ jelas Gino.

Gino juga mengatakan jika Program semacam ini untuk kedepannya sangat diperlukan untuk menggandeng berbagai lini terkait mulai dari Pemerintah Provinsi hingga ke tingkat Kabupaten/Kota. “Sinergitas antara pemerintah provinsi, kabupaten dan kota serta pemangku pendidikan lainnya seperti Perguruan Tinggi, Dunia Usaha dan Dunia Industri tentu akan sangat penting guna percepatan program program peningkatan kualitas guru".

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah memberikan apresiasi kepada para guru di Jawa Timur karena terus bersemangat untuk meningkatkan kompetensinya selama masa Pandemi Covid-19 ini. "Alhamdulillah, guru-guru di Jatim kembali menunjukkan semangatnya untuk terus belajar walaupun dalam suasana pandemi Covid-19, terbukti tahun 2021 ini guru-guru di Jatim menjadi peserta terbanyak dalam pelatihan pembelajaran berbasis TIK yang diselenggarakan oleh Kemdikbud," ujar Gubernur Khofifah. (arf)

Tag :

Berita Terbaru

Jalur Malang-Lumajang Ditutup Sementara Imbas Meluasnya Karhutla Bromo

Jalur Malang-Lumajang Ditutup Sementara Imbas Meluasnya Karhutla Bromo

Senin, 14 Sep 2026 14:13 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti titik api di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang semakin meluas, kini merembet hingga ke tepi…

Haji Rofik dicopot dari Anggota Banggar DPRD Jatim, diganti Nurul Huda

Haji Rofik dicopot dari Anggota Banggar DPRD Jatim, diganti Nurul Huda

Senin, 14 Sep 2026 14:06 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur tiba-tiba mencopot Haji Rofik dari anggota Badan Anggaran DPRD Jatim. Keputusan i…

Berkah Bendungan Mengering, Petani di Ngawi Panen Padi hingga Jagung

Berkah Bendungan Mengering, Petani di Ngawi Panen Padi hingga Jagung

Senin, 14 Sep 2026 13:20 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Momentum musim kemarau justru membawa berkah bagi petani setempat, salah satunya Bendungan Sangiran di Desa Sumberbening, Kecamatan…

Perkuat Integrasi LP2B, Pemkab Tuban Jaga Lahan Pertanian Tetap Produktif

Perkuat Integrasi LP2B, Pemkab Tuban Jaga Lahan Pertanian Tetap Produktif

Senin, 14 Sep 2026 13:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban terus memperkuat komitmen perlindungan lahan pertanian melalui pengintegrasian Lahan Pertanian…

Pemkab Jember Matangkan Skema Parkir Berlangganan Terintegrasi Samsat

Pemkab Jember Matangkan Skema Parkir Berlangganan Terintegrasi Samsat

Senin, 14 Sep 2026 13:18 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Demi menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dan menekan potensi kebocoran retribusi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember…

Hanguskan 478 Hektare, Karhutla Gunung Butak Meluas ke Gunung Kawinajang

Hanguskan 478 Hektare, Karhutla Gunung Butak Meluas ke Gunung Kawinajang

Senin, 14 Sep 2026 13:17 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Hingga Minggu (13/9/2026) malam, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Butak hingga Gunung Kawinajang di…