Lulusan Luar Negeri yang Sukses Terjuni Bisnis Minuman Kekinian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gufron Syarif, pendiri di balik Haus!. SP/ SBY
Gufron Syarif, pendiri di balik Haus!. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gufron Syarif merupakan pengusaha yang sukses menekuni bisnis minuman kekinian Thai tea dan bubble tea (boba) lewat brand minuman Haus! Kalangan generasi milenial dengan harga yang terjangkau. Harga minuman yang ditawarkan mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 17.000. Saat ini, Haus! memiliki 113 cabang outlet di Jabodetabek dan Bandung.

Gufron terlahir dari keluarga yang mampu hingga bisa mengambil gelar masternya di RMIT University, Australia. Sepulangnya ke Indonesia, Gufron ingin memulai berbisnis. Tapi, orang tuanya menentang dan meminta sang anak untuk bekerja sebagai pegawai kantor saja, Minggu (2/5/2021).

Menuruti kemauan orang tua, ia akhirnya bekerja di salah satu bank nasional selam 3 tahun. Karena memang sudah berniat ingin menjadi pengusaha, Gufron kembali meminta restu orang tuanya untuk menjadi pengusaha dan meninggalkan kantornya.

Orang tuanya pun merestui dirinya untuk merintis usaha, tapi dengan syarat sang anak harus menjadi dosen. Gufron akhirnya menjadi dosen di almamater sarjananya, yaitu Universitas Padjajaran, mengajar Akuntansi, sama seperti jurusan yang pernah ia pelajari.

Di sela-sela mengajar, ia mencoba usaha pertamanya, yaitu bisnis recycle plastic. Setelah menekuni selama 6 bulan, usahanya gagal karena bukan passion-nya. Ia kembali membuka bisnis lagi menjadi pedagang makanan di food court dekat kampus tempat ia mengajar.

Usahanya terbilang laris. Namun, tak berapa lama ia menekuni usaha ini, Gufron diusir oleh pemilik food court lantaran usahanya dari hari ke hari semakin laku, sementara pedagang lain di food court itu sepi pembeli.

Ia kembali bangkit dan melakukan inovasi lagi untuk usahanya. Ia menjual rendang kemasan dan sempat menyentuh omzet Rp 600 juta per bulan dengan menggaet para reseller. Karena kesuksesan ini, ia kembali lagi untuk berinovasi dan membuka usaha donat dengan brand Dino Donuts dan hasilnya juga laku keras.

Varian produk minuman Haus!. SP/ SBY

Suatu ketika, ia bertemu dengan temannya yang memiliki penghasilan fantastis di bisnis makanan dengan menggaet sasaran untuk kelas mid-low di Indonesia Gufron pun tergiur ingin mengikuti jejak temannya membuka usaha dengan sasaran kelas ini.

Gufron akhirnya memikirkan produk yang cocok untuk dijual ke target pasarnya dengan harga jual di kisaran Rp 5.000 hingga Rp 15.000. Ia pun mendapatkan ide untuk menjual minuman dengan harga murah meraih sesuai dengan target pasarnya. Saat ini dalam setahunnya pun usaha bisnisnya sudah menghasilkan omzet mencapai ratusan miliar dari seluruh cabang. Dsy8

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…