Sulap Limbah Kayu Jadi Cetakan Kue dan Aneka Interior Rumah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah hasil kerajinan ukir hasil karya Sugeng di rumahnya. SP/ BLT
Sejumlah hasil kerajinan ukir hasil karya Sugeng di rumahnya. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sugeng Harianto mampu mengubah limbah kayu bekas bubut menjadi barang yang berguna. Seperti cetakan kue serta sejumlah aneka interior rumah. Mulai dari desain yang rumit hingga mudah.

Sugeng mendapatkan limbah kayu itu dari sejumlah perajin kayu bubut yang ada di sekitarnya. Potongan kayu yang tidak berguna lantas dimanfaatkan untuk membuat barang-barang berharga. "Sementara saya menggunakan limbah kayu mahoni," ungkapnya, Selasa (4/5/2021).

Cetakan kue yang dibuat Sugeng itu khusus untuk membuat kue tok atau juga disebut kue kura-kura. Disebut kura-kura karena bentuknya menyerupai cangkang kura-kura. Kue tradisional yang berbentuk oval dengan isian manis di dalamnya.

Kerajinan karya Sugeng berjenis kerajinan ukir. Seperti yang diterapkan pada cetakan kue miliknya. "Seperti ini bentuknya. Ini untuk  membuat kue tok," terangnya sambil menunjukkan cetakan kue tok yang berbahan kayu itu.

Biasanya kue tersebut selalu disajikan ketika momen perayaan Hari Raya Imlek. Makanya, setiap menjelang perayaan Imlek, Sugeng selalu banjir pesanan. Namun sejak pandemi Covid-19 mendera, dia sepi pesanan. "Hanya beberapa biji pesan. Paling banyak 5-10 biji," kata pria berusia 37 tahun ini.

Selama ini, Sugeng mengerjakan cetakan kue tersebut sendirian. Terkadang, jika ada pesanan banyak dibantu oleh rekan-rekannya. Namun, selama pandemi ini dirinya banyak mengerjakan sendirian.

Untuk membuat cetakan kue tersebut, membutuhkan bahan utama berupa kayu mahoni. Potongan kayu yang utuh lantas dipotong membentuk cetakan dengan pegangan tangan.

Kemudian, di bagian atasnya dibuat cerukan lalu diukir membentuk motif tertentu. Motif cetakan kue tok biasanya terdapat huruf Tiongkok. "Saya nggak tahu itu apa artinya. Saya hanya mengerjakan sesuai motif yang diberikan," jelas bapak dua anak ini.

Sugeng membuat cetakan kue tok itu dengan beberapa motif. Untuk motif sudah ditentukan oleh pemesan. "Yang sulit itu kita harus benar-benar bisa menyesuaikan pola hurufnya. Karena ini kan cetakan. Jadi ketika tercetak, bentuk huruf harus benar," ucap pria yang mengawali usaha kerajinan ukir kayu sejak 2016 lalu ini.

Selain membuat cetakan kue, Sugeng juga mengerjakan benda interior rumah. Benda interior rumah itu juga berbahan dari limbah kayu mahoni. "Kayu mahoni itu mudah didapat dan ringan. Teksturnya tidak kasar," ujar pria ramah ini.

Ukuran cetakan kue tok tersebut bervariasi. Ada yang besar, sedang, dan kecil. Untuk harganya juga mulai Rp 25-30 ribu. Sedangkan untuk home interior dihargai Rp 30-75 ribu. Tergantung model dan ukurannya. Dsy12

Berita Terbaru

Balai POM di Bima Gandeng Saka POM Edukasi Keamanan Obat dan Makanan di Pasar Amahami

Balai POM di Bima Gandeng Saka POM Edukasi Keamanan Obat dan Makanan di Pasar Amahami

Jumat, 10 Jul 2026 09:07 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bima – Kota Bima Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Bima terus memperkuat perlindungan masyarakat melalui edukasi keamanan obat d…

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Maidi Tolak Kesaksian Empat Saksi Dari Dinas PUPR, Sebut Tak Minta Fee Proyek 

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 23:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Wali Kota Madiun nonaktif Maidi membantah seluruh keterangan empat saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pem…

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Prediksi: Norwegia Kalah 1-2

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Norwegia akan menghadapi Inggris pada pukul 4 pagi tanggal 12 Juli di Stadion Miami. Haaland sedang dalam performa gemilang dengan…

LHKPN Febrie, tak Cantumkan Puluhan kg Emas Batangan dan Uang Dolar Fantastis

LHKPN Febrie, tak Cantumkan Puluhan kg Emas Batangan dan Uang Dolar Fantastis

Kamis, 09 Jul 2026 21:27 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah memiliki harta kekayaan sebesar Rp18.261.445.180. Harta…

Febrie Adriansyah, Dikabarkan Mundur dari Jampidsus

Febrie Adriansyah, Dikabarkan Mundur dari Jampidsus

Kamis, 09 Jul 2026 21:26 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - l Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah kembali menjadi sorotan publik, setelah kediamannya…

Kejagung Minta Publik Tidak Bangun Opini Pada Instansinya

Kejagung Minta Publik Tidak Bangun Opini Pada Instansinya

Kamis, 09 Jul 2026 21:24 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 21:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung (Kejagung) meminta publik tidak membangun kesimpulan dari informasi yang belum terkonfirmasi. Dia juga berharap…