ASN Pecinta Satwa yang Eksis Budidayakan Iguana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Akhmad Rudy Bastari dengan iguana peliharaannya. SP/ TRG
Akhmad Rudy Bastari dengan iguana peliharaannya. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Akhmad Rudy Bastari di tengah kesibukannya sebagai pegawai negeri sipil (PNS), dirinya juga sebagai pencinta satwa. Namun, proses memelihara iguana terasa gampang-gampang susah. Kebutuhan kandang dan jadwal makan yang ketat adalah salah satu pertimbangan yang harus dipikirkan ketika memelihara hewan tersebut.

Selain itu, iguana juga memiliki masa hidup yang cukup lama dan bisa tumbuh menjadi hewan yang cukup besar. "Dari situ langkah awal yang diambil adalah memahami karakteristik iguana tersebut sebelum dipelihara," katanya, Rabu (5/5/2021).

Sedangkan untuk memaksimalkan pertumbuhan tulang iguana, kondisi kandangnya harus terjaga. Sebab untuk kandang iguana sendiri tidak boleh ditempatkan pada ruang tertutup, apalagi lembap. Itu terjadi lantaran iguana berasal dari daerah tropis sehingga kondisi pencahayaan harus terjaga. Diusahakan suhu ruangan tersebut berada di kisaran 26-29 derajat Celsius, juga keberadaan sinar UV harus ada.

Apalagi iguana adalah hewan yang berasal dari alam liar sehingga secara otomatis tidak suka melakukan kontak dengan manusia karena tidaklah natural. Walaupun sebenarnya saat masih bayi sangat gesit, ketika  dewasa cenderung lebih suka bermalas-malasan dan lebih jinak. Kendati demikian harus berhati-hati pada kuku hewan tersebut yang runcing. Sehingga alangkah baiknya jika ketika kuku panjang dipotong agar tidak membahayakan karena bisa merobek kulit.

Sedangkan untuk proses makan sendiri, makanan yang diberikan tidak boleh sembarangan. Sebab, kunci agar iguana selalu sehat adalah memberi makan makanan yang segar. Sayur-sayuran berwarna gelap, buah-buahan, dan kalsium harus diberikan pada iguana tersebut.

Sedangkan jika ingin iguana tetap jinak, pemilik harus senantiasa bercengkrama dengan hewan tersebut. Bahkan, harus memandikannya secara rutin. "Untuk proses memberi makanan yang terpenting, tiap ekor iguana menyukai jenis sayuran yang berbeda jadi sebelum memberi makan harus paham, mana sayur yang disukai atau tidak," ujarnya.

Setelah itu bisa dilakukan dengan sukses, barulah sepasang iguana tersebut bisa dikawinkan. Namun dalam hal ini, musim kawin iguana hanya terjadi satu kali dalam setahun sehingga harus dimaksimalkan.

Sedangkan untuk telur seekor indukan iguana bisa menghasilkan telur antara 100 hingga 300 dan bisa semuanya menetas. Sehingga dalam proses ini keadaan iguana harus dijaga dan tidak boleh telat makan apa lagi minum.

"Untuk harga jualnya bervariasi. Sebab, bisa jutaan rupiah. Namun sementara ini saya memelihara iguana untuk bersenang-senang dan melepas penat setelah bekerja," jelasnya. Dsy3

Berita Terbaru

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

SURABAYPAGI.COM, Sidoarjo - Sangat menakjubkan bila menengok transaksi jual beli ikan dan udang yang dilakukan para bandar ikan (boreg) di Depo Pemasaran Ikan…

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

SurabayaPagi, Malang — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bersama Srikandi PLN …

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir di Sumatra Barat terus dilakukan melalui penyediaan hunian tetap (huntap) yang aman d…

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar rapat koordinasi terkait polemik historis antara Sunan …

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kuliner khas Kabupaten Lamongan Sego Boran ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia, oleh Kementerian…

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Endi Mahandi (42) warga Dusun Koripan Desa Bangke Kec.Kanoro Kabupaten Blitar, alami kerugian sekitar Rp.75 Juta, setelah kandang…