Petani Milenial Paprika yang Sukses Beromzet Puluhan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wisnu Saepudin, petani milenial. SP/ BDG
Wisnu Saepudin, petani milenial. SP/ BDG

i

SURABAYAPAGI.com, Bandung - Wisnu Saepudin merupakan petani milenial yang sukses menjadi petani Paprika di usia muda. Selama 4 tahun bertani sayuran Paprika dengan mengusung konsep kolaborasi dan edukasi, ia berhasil menjadi sosok pembaharu bagi milenial di kampungnya dan kini memiliki 22 petani binaan.

Awal mula ia memilih menjadi petani Paprika sebetulnya dengan alasan sederhana. Lahir dan dibersarkan pada daerah pertanian, dia berinovasi melihat peluang besar menjadi kaya dengan menanam Paprika. Wisnu memberanikan diri membangun green house diatas lahan tersebut. Memang butuh modal yang tidak sedikit untuk bertani Paprika, setidaknya green house dibangun dengan biaya Rp105 juta namun tahan hingga 8 tahun.

Dengan semakin banyaknya petani binaan, kini ia tak kekurangan pasokan Paprika untuk memenuhi kebutuhan pasar. Setiap hari silih berganti mereka saling mengisi pengiriman ke beberapa pasar di Jawa Barat, Jakarta dan Bali.

“Kalau dari kebun sedang bagus kita bisa pasok 1-1,5 ton sehari.Jadi sistem tanggung renteng, siapa yang panen ya kita jual, karena tiap hari tidak semua bisa dipetik,” jelasnya, Rabu (5/5/2021).

Manfaat teknologi informasi yang kian mendekatkan suplier ke buyer, juga memberi kemudahan tersendiri bagi Wisnu. Melalui internet ia mencari suplier bibit paprika yang masih mengandalkan Belanda dan Thailand.

“Saya hubungi pemasok bibit dari Thailand melalui internet, kini mereka menjadikan saya penjual bibit juga. Saya pasok ke petani 10 gram itu Rp900 ribu berisi 1.200 biji,” ujar dia.

Meski kini sudah meraup laba bersih kisaran Rp20 juta/bulan, Wisnu berharap bisa lebih banyak milenial di kampungnya menjadi petani Paprika. Namun keterbatasan modal dan minimnya bantuan pemerintah menjadikan langkah itu tersendat.

“Sebetulnya masih banyak potensi generasi muda disini yang ingin bertani, tapi modal juga terbatas. Untuk kirim saja kita masih nitip ke truk orang lain, bahkan kita belum punya mobil kecil untuk distribusi Paprika skala kecil,”keluhnya.

Dia berharap Kementerian Pertanian jangan hanya menjadikan petani milenial sebagai jargon program namun bantuan tidak tepat sasaran. Petani milenial butuh intervensi anggaran yang cukup agar profesi petani menjadi pilihan utama tak lagi dipandang sebelah mata.

“Kami yang muda ini mau bertani, tapi untuk mencetak lebih banyak lagi milenial untuk bertani juga sulit juga modal terbatas sementara pasar terbuka lebar,” katanya. Dsy8

Berita Terbaru

Perkuat Sinergi Antar KUB, Kinerja Konsolidasi Bank Jatim Tumbuh Positif pada Semester I 2026

Perkuat Sinergi Antar KUB, Kinerja Konsolidasi Bank Jatim Tumbuh Positif pada Semester I 2026

Kamis, 30 Jul 2026 13:18 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 13:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya sebagai entitas utama dalam Kelompok Usaha Bank (KUB)…

Jelang Tayang 27 Agustus, Trailer Terbaru “Paket Santet” Ungkap Teror Lebih Brutal

Jelang Tayang 27 Agustus, Trailer Terbaru “Paket Santet” Ungkap Teror Lebih Brutal

Kamis, 30 Jul 2026 13:15 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 13:15 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – BASE Entertainment merilis trailer terbaru film horor Paket Santet yang disutradarai Dinna Jasanti. Film ini dijadwalkan tayang di b…

Temuan Kasus Keracunan Makanan, BGN Tutup Sementara 12 SPPG di Bangkalan

Temuan Kasus Keracunan Makanan, BGN Tutup Sementara 12 SPPG di Bangkalan

Kamis, 30 Jul 2026 12:47 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 12:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Menyusul adanya temuan pelanggaran izin operasional dan adanya kasus keracunan makanan, Badan Gizi Nasional (BGN) menutup…

Hadapi Ancaman Siber, Pemkab Lumajang Perkuat Ketahanan Layanan Digital

Hadapi Ancaman Siber, Pemkab Lumajang Perkuat Ketahanan Layanan Digital

Kamis, 30 Jul 2026 12:40 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui kegiatan peningkatan kapasitas keamanan informasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, memperkuat benteng…

Lewat Literasi Keuangan, Pemkab Probolinggo Komitmen Perkuat SDM Koperasi

Lewat Literasi Keuangan, Pemkab Probolinggo Komitmen Perkuat SDM Koperasi

Kamis, 30 Jul 2026 12:33 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui literasi keuangan dan pajak yang digelar di ruang PRIC Mal Pelayanan Publik (MPP), Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Pemkot Malang Inovasikan Pengelolaan Sampah Plastik dan Styrofoam Jadi BBM

Pemkot Malang Inovasikan Pengelolaan Sampah Plastik dan Styrofoam Jadi BBM

Kamis, 30 Jul 2026 12:23 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai langkah strategi dalam mengurangi volume yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang maupun ke lokasi…