Tiba di Indonesia 80 PMI di Banyuwangi Langsung Dikarantina

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pekerja migran yang datang ke Banyuwangi langsung menjalani karantina sesuai keputusan Satgas provinsi.
Para pekerja migran yang datang ke Banyuwangi langsung menjalani karantina sesuai keputusan Satgas provinsi.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - 80 pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Banyuwangi dikarantina di dua lokasi, yakni di Surabaya dan Banyuwangi. Untuk di Banyuwangi sendiri, proses karantina dilakukan di Gedung Diklat PNS kecamatan Licin Banyuwangi.

"Ada 80 an lebih PMI yang pulang, tapi jumlah ini dinamis ya ada yang keluar dan masuk," jelas Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr. Widji Lestariono, Rabu (5/5/2021).

Awalnya, kata Rio, para PMI ini masuk ke Indonesia melalui Bandara Juanda, Sidoarjo. Setelah tiba mereka mendapat pendataan dan tes kesehatan dengan Swab PCR. Setelah itu, lanjut Rio, tidak berhenti di situ. Mereka yang dinyatakan negatif akan dijemput oleh Pemkab Banyuwangi.

“Setelah didata, sesuai keputusan Satgas provinsi, mereka harus melalui karantina dua hari di Surabaya. Karantina ditempatkan di Wisma haji Sukolilo. Kita berkoordinasi dengan Dishub untuk melakukan penjemputan mereka. Kalau positif kita bawa,” katanya.

 Sesampainya di Banyuwangi, para pekerja migran ini kembali dikarantina selama 3 hari. Mereka dikarantina di Gedung Diklat PNS, Kecamatan Licin, Banyuwangi.

"Sampai di Banyuwangi, kita sudah siapkan Gedung Diklat PNS di Licin untuk karantina lanjutan selama 3 hari. Di sini, mereka juga harus melalui serangkaian tes kesehatan lagi yaitu di swab PCR. Jika selama tiga hari hasilnya negatif mereka bisa dijemput keluarga untuk pulang," jelas Rio.

Sementara itu, Ningsih, seorang PMI asal Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalsari mengaku bahagia saat hasil tes swab PCR dinyatakan negatif. PMI dari Hongkong itu pun bisa pulang ke kampung halaman.

"Bersyukur banget akhirnya bisa pulang. Selama di sini pelayanan bagus, semua ramah, meskipun sering kepikiran karena di sini justru takut hasilnya positif," kata Ningsih yang sudah 8 tahun jadi PRT di Hongkong itu.

Setelah pengumuman hasil tes itu, sebanyak 25 PMI diperbolehkan pulang. Mereka yang pulang adalah PMI yang masuk pada hari Sabtu (1/5/2021).

"Ya kami sudah tiga hari di sini. Ada 25 orang yang juga pulang," kata Neni, PMI lainnya asal Kecamatan Purwoharjo.

 

 

Berita Terbaru

Rugikan Negara Rp3,6 M, Tunjangan DPRD Ponorogo Sempat Jadi Temuan BPK Tahun 2022

Rugikan Negara Rp3,6 M, Tunjangan DPRD Ponorogo Sempat Jadi Temuan BPK Tahun 2022

Jumat, 07 Agu 2026 13:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 13:38 WIB

PONOROGO– Dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun 2023-2026, yang menyeret Mantan Ketua DPRD Sunarto dan Kabag K…

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

SMA Negeri 1 Porong Unggul Prestasi, Luhur Budi Pekerti Undang Wali Murid dalam Sosialisasi Program Sekolah

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – SMA Negeri 1 Porong, Kabupaten Sidoarjo, mengundang seluruh para wali murid kelas X-1 sampai X-12 dalam acara Sosialisasi Program S…

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Kuatkan Nilai Kebangsaan di Era Disrupsi, BHS Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Empat Pilar

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 10:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Di tengah derasnya arus informasi digital yang mengalir tanpa batas, ruang-ruang diskusi tentang nilai kebangsaan menjadi semakin…

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Kontrak Impor Minyak dari Rusia, Dilakukan Negara, Bukan Lagi Pertamina

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:32 WIB

  SURABAYAPAGI.com – Pemerintah Indonesia berencana membuat kontrak impor minyak jangka panjang dari Rusia. Saat ini proses impor tersebut sudah masuk tahap ke…

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Mendagri, 79 Pemda Butuh Dana Alokasi Umum Rp 14 triliun

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – 79 pemerintah daerah butuh tambahan dana alokasi umum dari pemerintah pusat. Jumlahnya mencapai Rp 14 triliun. Mendagri Tito juga bilang s…

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

UMKM Ajukan KUR Hingga Rp 100 juta tak Perlu Agunan Tambahan

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga R…