Pengusaha Batik Kultur yang Raup Omzet Ratusan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dea Valencia dengan batik kulturalnya yang menawan. SP/ SMR
Dea Valencia dengan batik kulturalnya yang menawan. SP/ SMR

i

SURABAYAPAGI.com, Semarang – Berawal dari kecintaannya terhadap kain batik, Dea Valencia berhasil menjadi pengusaha sukses di usianya yang tergolong muda. Dari yang awalnya hanya mempunyai satu penjahit di sudut garasi rumah orang tuanya dan sekarang telah memiliki ratusan karyawan dan bermitra dengan lebih dari 200 pengrajin.

Batik Kultur mendapat respons yang luar biasa dari pemasaran digital yang memang marak dalam beberapa tahun terakhir. Dea Valencia mengakui, kesuksesan Batik Kultur tak lepas dari peran media sosial seperti Facebook dan Instagram, Kamis (6/5/2021).

Di usia yang terbilang sangat muda, Dea sudah bisa meraih omzet ratusan juta dalam satu bulan. Namun, kesuksesannya tidak diraih dalam sekejap mata. Semua berkat ketekunan dan kerja keras dalam menggeluti usaha yang dijalani.

Saat merintis bisnisnya, ia kedapatan ada seorang disabilitas yang melamar pekerjaannya yang kemudian ia terima langsung. Awalnya, hanya ada 15-20�ri total penyandang disabilitas yang bekerja, dan sekarang sudah bertambah banyak menjadi 50% atau setengah karyawan Dea adalah penyandang disabilitas.

Tujuannya dalam mempekerjakan karyawab difabel ialah, untuk mendukung mereka agar bisa hidup lebih mandiri, bisa punya karya sendiri dan bermanfaat bagi orang. Bagi Dea, setiap orang berhak mendapatkan kesempatan yang sama.

Anak dari pasangan Ariyani Utoyo dan Iskiworo Budiarto ini tidak bekerja sendiri di dalam mengembangkan usaha batiknya. Ia dibantu dan didukung penuh oleh ibunya.

Ia juga dibantu oleh beberapa karyawan, yang hebatnya adalah para penyandang disabilitas yang memiliki semangat dan kerja keras dalam membantu mengangkat Batik Kultur. Hingga kini, sekitar 120 orang karyawan termasuk 50 orang pekerja penyandang disabilitas berada di balik label Batik Kultur.

Soal mempekerjakan karyawan penyandang disabilitas, Dea memiliki alasan tersendiri. "Aku ingin memberikan mereka kesempatan untuk memberikan kontribusinya di balik perbedaan mereka. Ternyata banyak pelajaran yang bisa diambil seperti ketekunan dan semangat untuk belajar," ujar perempuan berusia 25 tahun ini.

Ternyata Dea Valencia memasuki dunia perkuliahan saat ia masih berumur 15 tahun dan sudah meraih gelar sarjana di usia 19 tahun. Dea menjelaskan yang memotivasi awal untuk berjualan Batik adalah hanya ingin mencari uang sendiri dengan hasil penjualan Batik.

"Ingin melanjutkan sekolah ke luar negeri, dan akhirnya sampai sekarang belum kesampaian dan melanjutkan bisnis batik ini," jelas Dea. Dsy5

 

Berita Terbaru

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 semakin memperkuat semangat transformasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa T…

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan rotasi terhadap enam pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Ka…

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Kepedulian terhadap warga terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres)…

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penekanan khusus yang ditayangkan melalui Videotron yang menegaskan agar seluruh…

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sengketa tanah di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memanas. Upaya…

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Award…