KUD Minatani Diduga Jual Air Minum Kemasan Galon Tanpa Ijin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor KUD Minatani. SP/MUHAJIRIN
Kantor KUD Minatani. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - KUD Minatani Brondong Kabupaten Lamongan Jawa Timur, menjual air minum kemasan galon yang belum miliki izin. Meskipun praktek usaha ilegal ini sudah operasional kurang lebih 3 tahun berjalan.

Air minum kemasan galon seperti informasi yang didapat surabayapagi.com ini menyebutkan, air yang dijual ke masyarakat sekitar itu,  diambilkan dari air bawah tanah yang ada di Desa Pambon Kecamatan Brondong, atau sekitar 2 KM dari lokasi kantor KUD yang lama di jalan raya daendels Sidayu Brondong. 

"Airnya ambil dari air pengeboran yang ada di Desa Pambon Brondong," kata salah satu warga  setempat yang namanya minta tidak dipublikasikan kepada surabayapagi.com  Kamis (6/5/2021).

Meski belum memiliki izin edar, namun pihak KUD Minatani cukup nekad, air kemasan galon ini diberi nama "Hidro" untuk bisa menggaet pelanggan dan bisa bersaing di pasar umum seperti air kemasan pada umumnya.

Namun praktek nakal KUD Minatani ini akhirnya tercium oleh aparat Kepolisian. Masih menurut sumber itu, pernah pihak Polisi dari Polda Jawa Timur mendatangi kantor KUD Minatani untuk melakukan penyelidikan dugaan pelanggaran tidak menyertakan izin dalam operasional air tersebut.

Namun sumber itu tidak tahu persis kelanjutan dari kedatangan anggota Polda Jawa Timur itu. "Polisi dari Polda Jawa Timur pernah datang ke kantor KUD Minatani perkiraan kurang lebih dua bulan berjalan ini, tapi kelanjutannya seperti apa, itu yang saya tidak tahu," terangnya.

Terpisah Ketua KUD Minatani Brondong, H. Kasulasa saat dihubungi tidak membantah kalau KUD pernah didatangi oleh Polisi Polda Jawa Timur di Kantornya terkait dengan unit usaha air kemasan galon tersebut.

Dan menurutnya urusan itu sudah selesai, pihak Kepolisian juga sudah memberikan saran agar segera untuk mengurus ijin, dan tidak memberi label air kemasan itu sebelum izin nya keluar. "Arahan dari kepolisian sudah kami lakukan, dan saat ini izin masih dalam proses pengajuan, maaf ini saya ada rapat dengan mitra di Pambon," kata Kasulasa saat dihubungi via handphone nya.

Dan saat ini air kemasan galon masih beroperasi meski ijin tidak ada. "Kalau air kemasan galon tidak kami beri label justru itu yang aman, dan kami terus berusaha agar ijin segera turun," katanya.

Sekedar diketahui dalam pengelolaan yang dilakukan terhadap air baku mentah atau yang sudah diproses harus melalui beberapa tahapan lagi untuk menjadikannya air siap konsumsi. Proses tersebut harus didukung oleh kinerja mesin dan peralatan pengolahan air minum. Air baku harus diolah hingga sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan nomor 907/Permenkes/SK/VII/2002. 

Selain itu, uji kelayakan mutu air yang diproduksi, sesuai pasal UU No 23 Tahun 1992 tentang kesehatan. Kalau melanggar dalam ketentuan ini seperti disebutkan dalam Bab III, Pasal 80 ayat 4 juncto pasal 21 ayat 3 menyatakan, bagi produsen air minum yang menyalahi aturan kesehatan dapat dikenakan penjara, maksimal 15 tahun, dan denda maksimal 300 juta. jir

Berita Terbaru

Perkuat Desa Tangguh Bencana, PLN UIT JBM Dorong Peran Perempuan melalui Kader PKK di Sumbersawit Magetan

Perkuat Desa Tangguh Bencana, PLN UIT JBM Dorong Peran Perempuan melalui Kader PKK di Sumbersawit Magetan

Kamis, 01 Okt 2026 19:50 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 19:50 WIB

SurabayaPagi, Magetan – Kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan dan pelayanan kelistrikan, tetapi juga melalui komitmen u…

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ponorogo melurug Kantor Kejaksaan Negeri …

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi.com, Jakarta : Bahlil Lahadalia resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi…

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam pengembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana P…

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Peta kekuasaan di jajaran Kabinet Merah Putih mengalami pergeseran. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai…

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, terus berupaya membuka peluang investasi untuk mendorong…