Wali Kota Kediri Luncurkan PUSAKA Gandeng Toko Swalayan Modern

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar bersama Sekda Kota Kediri, Bagus Alit saat meluncurkan PUSAKA
Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar bersama Sekda Kota Kediri, Bagus Alit saat meluncurkan PUSAKA

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri menjalin kerjasama dengan pusat perbelanjaan dan toko swalayan modern seperti Indomaret, Alfamart, Ace Hardware, Informa dan sejumlah swalayan lainnya. Kerjasama ini untuk memasarkan produk pelaku usaha kecil pada etalase khusus PUSAKA (Produk UMKM Asli dari Kota Kediri). 

Kesepakatan kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh toko modern dengan UMKM Kota Kediri disaksikan oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di Ruang Joyoboyo, Pemkot Kediri, Jumat (7/5/2021). Wali Kota Kediri sangat mengapresiasi kolaborasi antara toko modern dengan UMKM Kota Kediri. 

“Dengan kerjasama ini, produk-produk UMKM unggulan Kota Kediri pada akhirnya bisa lebih dikenal masyarakat karena sudah terdapat di seluruh pusat perbelanjaan dan toko modern, karena akan ada etalase dengan desain khusus yang ditempatkan di lokasi strategis dan mudah dilihat konsumen,” kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar seusai peluncuran PUSAKA.

Terkait filosofi penamaan PUSAKA, Wali Kota Kediri mengungkapkan alasannya. “Kenapa namanya PUSAKA? Karena saya yakin UMKM ini menjadi pusaka (senjata) yang ampuh dalam menghadapi situasi pandemi. Sektor UMKM telah terbukti tahan dari guncangan ekonomi selama setahun terakhir saat dunia dilanda pandemi Covid-19,” jelas Abdullah Abu Bakar.

Abdullah Abu Bakar menambahkan, dengan adanya PUSAKA diharapkan masyarakat juga lebih bangga memakai dan mengkonsumsi produk asli Kota Kediri yang telah naik kelas tersebut. Pelaksanaan kemitraan PUSAKA dengan toko modern ini wajib berlangsung berkelanjutan dan mengalami peningkatan setiap tahun. 

"Pemerintah Kota Kediri dalam hal ini memberikan kemudahan penanaman modal dalam bentuk percepatan pelayanan yang diberikan berdasarkan pertimbangan bermitra dengan UMKM daerah, PUSAKA ini salah satu bentuk realisasinya," Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Moh. Anang Kurniawan menegaskan.

PUSAKA merupakan bentuk inovasi Pemerintah Kota Kediri dalam pengembangan investasi dan peningkatan iklim usaha yang kondusif bagi penanaman modal untuk penguatan daya saing perekonomian daerah.

“Dengan kemudahan berinvestasi di Kota Kediri, imbal baliknya pusat perbelanjaan dan toko modern wajib ikut terlibat menaikkan level produk UMKM Kota Kediri dengan menjual dan memajang pada etalase khusus tematik agar mudah dikenali pembeli,” tambah Anang Kurniawan.

Anang menyatakan pelaku UMKM yang akan bermitra dengan swalayan melalui PUSAKA harus merupakan binaan dinas teknis terkait.

“PUSAKA ini terwujud karena visi dari Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar agar UMKM Kota Kediri naik kelas, ini strategi agar geliat UMKM yang sekarang sedang dalam trend pertumbuhan menjadi terjaga keberlanjutannya,” tutup Anang.

Pemerintah Kota Kediri untuk saat ini, selain menggandeng Alfamart, Indomaret, Ace Hardware, dan Informa, juga telah bekerjasama dengan Borobudur Swalayan, Golden Swalayan dan beberapa toko retail modern di Kota Kediri. Namun, ke depan seluruh swalayan atau toko modern di Kota Kediri wajib bermitra dengan UMKM Kota Kediri dan memajang PUSAKA di swalayan mereka. Can

Berita Terbaru

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Nobar Film “Pesta Babi” di Madiun, Angkat Isu Papua dan Kritik Pendekatan Pembangunan

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi tak hanya sebagai ajang apresiasi karya, tapi membuka ruang diskusi terkait dampak…

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Perkuat Pencegahan Penyakit, Pemkot Surabaya Integrasikan Data Rekam Medis Elektronik

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan…

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Momentum Panen Raya: Penyaluran Banpang di Tulungagung Terkendala, Baru Capai 30 Persen

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dipicu momentum panen raya yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Tulungagung…

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Diduga Tersengat Listrik, Pekerja di Kebonsari Madiun Tewas Saat Perbaiki Instalasi

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 21:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Seorang pekerja bernama Wawan Frenki Cahyono (50), warga Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, meninggal dunia didu…

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Gubernur Khofifah: Hari Otonomi Daerah 2026 Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Asta Cita

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 16:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 harus dimaknai sebagai m…