Belum Terima Gaji dan THR Kecil, Ratusan Buruh Pabrik Mogok Kerja

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan buruh pabrik PT Shou Fong Lastindo saat menggelar aksi mogok kerja.
Ratusan buruh pabrik PT Shou Fong Lastindo saat menggelar aksi mogok kerja.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Bojonegoro - Belum terima gaji pokok dan tunjangan hari raya (THR), ratusan buruh pabrik PT Shou Fong Lastindo yang berada di Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan aksi mogok kerja, Jum’at (7/5) pagi.

Mereka sempat menyampaikan tuntutannya kepada manajemen perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan alas kaki sepatu tersebut, namun para buruh tidak mendapat tanggapan.

Merasa kecewa dengan pihak manajemen, selanjutnya para buruh meninggalkan lokasi pabrik. “Banyak yang langsung pulang, sangat kecewa karena tidak mendapat tanggapan dari manajemen,” ujar salah seorang buruh berinisial M.

Munculnya aksi mogok kerja tersebut karena para buruh sudah merasa kesal. Jam kerja yang hingga larut malam dinilai tidak sebanding dengan nilai THR yang diberikan oleh perusahaan senilai Rp 100 ribu. “Gaji kita juga belum dibayar-bayar. Diundur terus. Kita sudah bekerja sesuai jam, kita juga butuh makan, sebentar lagi juga mau lebaran,” ujarnya dengan nada kesal.

PT Shou Fong ini di Bojonegoro ada dua tempat. Yakni di Desa Bakung, Kecamatan Kanor, serta di Desa Prayungan, Kecamatan Sumberejo. Gaji para buruh yakni senilai Rp 1.870.000 atau sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2019. Sesuai informasi, para buruh mendapatkan gajian selama dua kali dalam sebulan yakni awal dan akhir bulan.

Menanggapi aksi mogok kerja para buruh di Desa Bakung, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro Welly Fitrama mengatakan, saat ini timnya sedang melakukan verifikasi ke lapangan guna memperoleh fakta-fakta sebenarnya. 

"Jadi harus ada kepatuhan dari perusahaan dalam pemberian THR sesuai ketentuan yang berlaku termasuk apabila tidak mampu memberikan sesuai ketentuan. Untuk aduan secara resmi belum ada, tetapi kami langsung turunkan tim ke lokasi," ujar Welly menambahkan. 

 

Berita Terbaru

Dorong Penguatan Tata Kelola, 14 Desa di Madiun Naik Status Jadi Desa Mandiri

Dorong Penguatan Tata Kelola, 14 Desa di Madiun Naik Status Jadi Desa Mandiri

Kamis, 13 Agu 2026 12:26 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Berdasarkan hasil pemutakhiran dan verifikasi data Indeks Desa 2026, sebanyak 14 dari 198 desa di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, naik…

Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Banyuwangi Hadirkan 19 PNS Tenaga Kesehatan

Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Banyuwangi Hadirkan 19 PNS Tenaga Kesehatan

Kamis, 13 Agu 2026 11:27 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna memperkuat pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menghadirkan 19 pegawai negeri sipil (PNS) tenaga…

Perkuat Layanan Pendidikan, Pemkab Sidoarjo Targetkan Tak Ada Lagi Siswa Putus Sekolah Akibat Ekonomi

Perkuat Layanan Pendidikan, Pemkab Sidoarjo Targetkan Tak Ada Lagi Siswa Putus Sekolah Akibat Ekonomi

Kamis, 13 Agu 2026 11:26 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan pendidikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menargetkan tak ada lagi…

Atasi Sampah Organik, Pemkot Madiun Kembangkan Budidaya Maggot

Atasi Sampah Organik, Pemkot Madiun Kembangkan Budidaya Maggot

Kamis, 13 Agu 2026 10:48 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 10:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mengatasi masalah sampah organik yang dihasilkan masyarakat serta mendukung gerakan pemilahan sampah dari rumah, Pemerintah…

Masuki Panen, Pemkab Bojonegoro Dorong Kenaikan Harga Jual Tembakau Rajangan Kering

Masuki Panen, Pemkab Bojonegoro Dorong Kenaikan Harga Jual Tembakau Rajangan Kering

Kamis, 13 Agu 2026 10:44 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 10:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Memasuki masa panen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus berupaya mendorong kenaikan harga jual tembakau rajangan…

2.056 Wisatawan Berbondong-bondong Ajukan ‘Refund Imbas Bromo Ditutup Total

2.056 Wisatawan Berbondong-bondong Ajukan ‘Refund Imbas Bromo Ditutup Total

Kamis, 13 Agu 2026 10:36 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti pasca insiden meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan tersebut dalam beberapa hari…