Sosok Bersuara Merdu yang Telaten Bangunkan Sahur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mbah Siti Kodijah yang rutin membangunkan sahur di musala depan rumahnya. SP/ KDR
Mbah Siti Kodijah yang rutin membangunkan sahur di musala depan rumahnya. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Membangunkan sahur di bulan Ramadhan umumnya adalah remaja, pemuda, atau bapak-bapak, namun tidak bagi nenek Siti Kodijah (81) yang setiap bulan Ramadhan rutin membangunkan orang untuk sahur. Kini namanya melejit terkenal usai membangunkan warga untuk sahur.

Kebiasaannya mengaji dan bersalawat membuat Mbah Kodijah memiliki suara yang merdu. Meski umurnya telah mendekati 90 tahun, suaranya suaranya masih sangat enak untuk didengar. Hanya saja ia sudah tidak bisa mengeluarkan volume sekencang waktu mudanya.

Suaranya pun mulai sedikit bergoyang ketika melantunkan langgam khas pesantren atau lagu-lagu bernuansa Islami lainnya. Tetapi itu semua tidak menjadi masalah. Mbah Kodijah memiliki kekuatan tersendiri dengan warna suaranya tersebut. Siapa pun yang mendengarnya bisa seperti tersihir.

“Sunat sahur jam telu, setengah papat. Supaya awet wareg nyang awak kuat. (Sunah sahur jam tiga, setengah empat. Supaya awet kenyang di badan kuat, Red),” nyanyi Siti Kodijah di musala depan rumahnya setiap membangunkan orang sahur, Senin (10/5/2021).

Namanya viral berkat dua pemuda setempat yang tanpa sepengetahuannya merekam aktivitas rutinnya tiap jelang sahur tersebut. Beberapa hari berselang, banyak tetangga kanan-kiri yang membicarakan dirinya.

Cuplikan videonya saat membangunkan orang sahur banyak dibagikan di berbagai platform media sosial maupun WhatsApp. Mbah Kodijah, begitu ia akrab disapa, mengaku sama sekali tidak menyangka.

Lucunya, Siti Kodijah yang kerap disapa mbah Kodijah ini masih belum menyadari namanya menjadi terkenal. Bahkan ia baru mengetahui saat diberitahu oleh salah satu anaknya.

Mbah Kodijah memang senang melanggamkan sesuatu. Setiap ada momen yang menurutnya menggelitik batin, pasti akan dilagukannya. Entah lagu yang bersifat memuji, menasehati, hingga menyindir. Percaya tidak percaya, hal itu justru berhasil menggugah hati orang yang dinyanyikannya.

Ia meyakini apa yang dilakukannya tersebut adalah sebuah sedekah. Mbah Kodijah sadar bahwa dirinya tidak memiliki materi berlebih untuk dibagi-bagikan. Oleh karena itulah ia bersedekah dengan suaranya. Diniatkan sebagai ibadah, ia mengaku tidak pernah merasa lelah.

Aktivitasnya itu pun mendapat dukungan dan respons positif dari warga sekitar. Semua dilakukannya dengan ikhlas tanpa mengharap balasan apapun. Kecuali rida Sang Maha Pencipta. Bahkan, selama Ramadan Mbah Kodijah rajin bertadarus hingga menjelang berbuka. Lalu disambung lagi setelah salat Subuh. Setiap harinya ia mengaku dapat menyelesaikan tiga juz.

Mbah Kodijah berharap tradisi-tradisi baik tersebut dapat diteruskan oleh anak dan cucunya. Ia tidak ingin generasi penerus melupakan ibadah meski memiliki kesibukan masing-masing. Baginya, ibadah harus dijalankan selaras setiap hembusan nafas. Dsy16

Berita Terbaru

Hadapi Laporan Krisis Laporan Psikologis, Pemkot Surabaya Bekali ‘Call Taker’

Hadapi Laporan Krisis Laporan Psikologis, Pemkot Surabaya Bekali ‘Call Taker’

Rabu, 16 Sep 2026 13:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam menghadapi laporan krisis psikologis supaya bisa ditindaklanjuti sesuai kebutuhan, Pemerintah Kota (Pemkot)…

SIMPATUH BOSP Perkuat Tata Kelola Dana Pendidikan di Tulungagung

SIMPATUH BOSP Perkuat Tata Kelola Dana Pendidikan di Tulungagung

Rabu, 16 Sep 2026 13:31 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 13:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pendidikan terus mendorong terwujudnya tata kelola anggaran pendidikan yang…

Pameran Tunggal Lukisan SBY Dihadiri Khofifah-Emil Dardak, Rekam Rindu Ani Yudhoyono

Pameran Tunggal Lukisan SBY Dihadiri Khofifah-Emil Dardak, Rekam Rindu Ani Yudhoyono

Rabu, 16 Sep 2026 13:12 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 13:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Pameran tunggal lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Surabaya dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar P…

Jelang Pilkades Serentak, Polsek Gandusari Blitar Ancang-ancang Persiapan Pengamanan

Jelang Pilkades Serentak, Polsek Gandusari Blitar Ancang-ancang Persiapan Pengamanan

Rabu, 16 Sep 2026 12:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Dekatnya Pilkades serentak di Wilayah Kabupaten Blitar, jajaran Polres Blitar terus melakukan berbagai upaya kesiapan pengamanan…

Gus Fawait Masuk Bursa Pilgub Jatim, Pengamat: Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

Gus Fawait Masuk Bursa Pilgub Jatim, Pengamat: Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

Rabu, 16 Sep 2026 12:24 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Nama Bupati Jember Muhammad Fawait mulai masuk dalam radar percaturan politik Jawa Timur. Wacana mendorong Gus Fawait maju dalam…

Pemkot Surabaya Bakal Pasang Sensor Monitoring Sesar, Antisipasi Risiko Gempa

Pemkot Surabaya Bakal Pasang Sensor Monitoring Sesar, Antisipasi Risiko Gempa

Rabu, 16 Sep 2026 11:47 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti bagian dari upaya memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa, Pemerintah Kota (Pemkot)…