Mantan Jubir Gus Dur, Wimar Witoelar Meninggal Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mantan juru bicara Presiden RI ke-4 Aburrahman Wahid atau Gus Dur, Wimar Witoelar. SP/WIKI
Mantan juru bicara Presiden RI ke-4 Aburrahman Wahid atau Gus Dur, Wimar Witoelar. SP/WIKI

i

SURABAYAPAGI, Jakarta - Wimar Witoelar, Mantan juru bicara Presiden RI ke-4 Aburrahman Wahid atau Gus Dur, telah meninggal dunia akibat sakit di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, pada pagi ini pukul 09.00 WIB.

Sebelumnya, Wimar dikabarkan kritis di Rumah Sakit Pondok Indah selama beberapa hari terakhir, dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengajak masyarakat mendoakannya.

Kabar meninggalnya Mantan Jubir Gus Dur tersebut dikonfirmasi oleh Direktur InterMatrix Erna Indriana dalam pesan singkat di aplikasi pesan yang diterima di Jakarta, Rabu (19/5).

"Terima kasih doanya untuk semua teman-teman dan sahabat WW (Wimar Witoelar) di mana pun berada. Mohon dimaafkan segala kesalahan WW. WW sudah pergi menghadap Tuhan YME dengan tenang pukul 09.00 pagi ini, Rabu 19 Mei 2021," tulis Erna dalam pesan tersebut.

Hal yang sama dikonfirmasi juga oleh Ketua Yayasan Perspektif Baru Hayar Mansur bahwa Wimar Witolear telah berpulang.

Dalam pesan singkatnya dia menyampaikan rasa terima kasih atas semua doa yang telah disampaikan untuk tokoh pers Indonesia.

"Kami juga menghimbau bagi kerabat dan sahabat yang ingin memberikan penghormatan terakhir dan doa dapat dilakukan saat pemakaman dengan tetap harus mematuhi protokol kesehatan," kata Hayat.

Terkait pemakamana Wimar, yang merupakan pemiliki biro konsultan InterMatrix, akan dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir di Jakarta dengan waktu pemakaman akan diinformasikan lebih lanjut.

Wimar Witoelar, lahir di Padalarang, Jawa Barat pada 14 Juli 1945, adalah tokoh reformasi Indonesia, jurnalis sekaligus kolumnis. Dia pernah menjabat sebagai juru bicara kepresidenan era Presiden Abdurrahman Wahid pada 1999-200. nt/na

Berita Terbaru

Perkuat Semangat Gotong Royong, Pemkot Surabaya Buka Lomba Kampung Pancasila 2026

Perkuat Semangat Gotong Royong, Pemkot Surabaya Buka Lomba Kampung Pancasila 2026

Minggu, 20 Sep 2026 12:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mengembalikan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Pemkab Ponorogo Tambah Anggaran Rp14,85 Miliar

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Pemkab Ponorogo Tambah Anggaran Rp14,85 Miliar

Minggu, 20 Sep 2026 11:28 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna memperkuat kesiapsiagaan penanganan bencana dan kebutuhan darurat lainnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, telah…

Karhutla Telah Padam, Taman Wisata Kawah Ijen Masih Ditutup Sementara

Karhutla Telah Padam, Taman Wisata Kawah Ijen Masih Ditutup Sementara

Minggu, 20 Sep 2026 11:15 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Kendati kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah padam sejak awal September lalu, namun Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen…

Dampingi Program Kampung Pancasila, Pemkot Surabaya Libatkan 102 Kampus

Dampingi Program Kampung Pancasila, Pemkot Surabaya Libatkan 102 Kampus

Minggu, 20 Sep 2026 10:57 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka untuk mendukung program Kampung Pancasila di 1.360 rukun warga di wilayah setempat, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Empat Pekerja PT SPS Meninggal Dunia, Manajemen Buka Suara dan Sampaikan Duka Cita

Empat Pekerja PT SPS Meninggal Dunia, Manajemen Buka Suara dan Sampaikan Duka Cita

Minggu, 20 Sep 2026 10:55 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 10:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sudah empat pekerja di PT Superior Prima Sukses Tbk meninggal dunia, atas insiden ledakan di ruang pengendapan pabrik yang…

Kekeringan Ekstrem, Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Pemprov Selamatkan Sawah Sebelum Puso

Kekeringan Ekstrem, Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Pemprov Selamatkan Sawah Sebelum Puso

Minggu, 20 Sep 2026 09:46 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 09:46 WIB

“Angka lahan yang sudah puso itu harus menjadi peringatan. Jangan sampai kita baru bergerak ketika tanaman sudah tidak bisa diselamatkan.…